• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Pemkab Jombang Gelar Pengajian Umum di Masjid Agung

RedaksibyRedaksi
15 Januari 2026
Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Pemkab Jombang Gelar Pengajian Umum di Masjid Agung

Baca Juga

Salat Id di Masjid Agung Jombang, Bupati Warsubi Ajak Masyarakat Menang Melawan Ego

Pantau Malam Takbir, Bupati Warsubi Pastikan Keamanan Jombang Kondusif Jelang Idulfitri

Ringankan Beban Warga, Pemkab Jombang Salurkan Bansos dan Beras bagi Ribuan PPKS

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Pengajian Umum dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah yang dipusatkan di Masjid Agung Baitul Mukminin, Kabupaten Jombang, Kamis (15/1/2026) malam. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, alim ulama, tokoh agama, pimpinan organisasi masyarakat, organisasi perempuan, perwakilan TNI-Polri, karyawan karyawati Pemerintah Kabupaten Jombang, serta ratusan jamaah.

Bupati Jombang, Warsubi, berhalangan hadir dan diwakili Wakil Bupati Jombang, Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, Gus Salmanudin menyampaikan ucapan selamat datang kepada ulama kharismatik asal Rembang, Jawa Tengah, KH. Abdul Qoyyum Manshur atau yang akrab disapa Gus Qoyyum, pengasuh Pondok Pesantren An-Nur, yang hadir sebagai penceramah.

Membacakan sambutan Bupati Jombang, Gus Salmanudin menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi atas perintah salat lima waktu sebagai identitas utama umat Islam.

> “Mari kita tingkatkan kualitas salat kita, sehingga kita merasakannya sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan sebatas kewajiban yang ditunaikan,” tutur Gus Salmanudin.



Pemerintah Kabupaten Jombang, lanjutnya, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai titik balik perubahan perilaku ke arah yang lebih baik, baik dalam peningkatan adab dan akhlak, kedisiplinan ibadah, maupun penguatan harmoni sosial.

> “Setelah kegiatan pengajian ini, semoga keimanan dan ketakwaan kita semakin meningkat, tutur kata kita semakin terjaga, adab dan akhlak kita semakin baik, serta perilaku kita semakin mencerminkan nilai-nilai Islam. Sholat kita pun harus semakin baik dan semakin tepat waktu, karena sholat adalah pesan utama dari peristiwa isra’ mi’raj. Sholat tidak boleh kita tunda-tunda. Meskipun di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari yang begitu padat, semoga kita semua senantiasa dimampukan untuk beribadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menjaga hubungan baik dengan sesama,” tambahnya.



Di akhir sambutan, Wakil Bupati Jombang mengajak para ulama, tokoh masyarakat, dan jajaran birokrasi untuk terus bersinergi membangun Jombang dengan niat tulus dan kerja jujur demi mewujudkan visi “Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua”.

Puncak acara diisi tausiyah oleh KH. Abdul Qoyyum Manshur. Dalam ceramahnya, Gus Qoyyum menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukanlah ritual rutin tanpa makna, melainkan peristiwa agung yang sarat pendidikan spiritual.

Ia menyampaikan bahwa apabila beribadah dengan sabar terasa berat, maka jalan pintasnya adalah beribadah dengan rasa syukur. Menurutnya, ibadah bukan hanya rutinitas, tetapi sarana pendidikan dari Allah SWT untuk membentuk pribadi yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan berakhlakul karimah.

Gus Qoyyum juga menekankan bahwa Isra Mi’raj mengajarkan umat Islam untuk menikmati ibadah salat dengan khusyuk, terutama ketika dilakukan di masjid, sebagai pusat pembinaan rohani dan sosial umat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap semangat Isra Mi’raj dapat terus hidup dalam keseharian masyarakat, menjadi landasan penguatan iman, akhlak, serta persatuan sosial di tengah dinamika kehidupan modern.(*)

Tags: akhlakBupati Jombang WarsubiForkopimda JombangGus QoyyumGus Salmanudinharmoni sosialIsra Mi’raj 1447 HJombang religiusKegiatan KeagamaanKH Abdul Qoyyum ManshurMasjid Agung Baitul Mukmininpembangunan spiritualPemkab Jombangpengajian JombangPengajian Umumperingatan hari besar Islamsholatumat Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Potret Kampung Onggoboyo: Menanti Terang di Balik Rimbun Kebun Kaki Gunung Kelud

Potret Kampung Onggoboyo: Menanti Terang di Balik Rimbun Kebun Kaki Gunung Kelud

16 Maret 2026

Hadirkan Senyum Jelang Lebaran, DPD Golkar Kabupaten Kediri Ajak Anak Kurang Mampu Belanja Baju Baru

19 Maret 2026
Akhiri Program “Ramadan Happy”, Golkar Kabupaten Kediri Santuni Ratusan Anak Yatim

Akhiri Program “Ramadan Happy”, Golkar Kabupaten Kediri Santuni Ratusan Anak Yatim

14 Maret 2026
Sokong Langkah Efisiensi, Sekjen Golkar Sebut Kader di Kabinet dan DPR Siap Potong Gaji

Sokong Langkah Efisiensi, Sekjen Golkar Sebut Kader di Kabinet dan DPR Siap Potong Gaji

17 Maret 2026
Cak Hadi Dukung Efisiensi Anggaran, Siap Ikuti Instruksi Presiden Hadapi Ketidakpastian Global

Cak Hadi Dukung Efisiensi Anggaran, Siap Ikuti Instruksi Presiden Hadapi Ketidakpastian Global

18 Maret 2026

Untuk Anda

DPW LDII Jawa Timur Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Telkom Regional 3
Nasional

DPW LDII Jawa Timur Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Telkom Regional 3

7 Januari 2026
BPS Kota Kediri Catat Deflasi 0,37 Persen pada Januari 2026, Harga Pangan Jadi Penopang Utama
Ekonomi

BPS Kota Kediri Catat Deflasi 0,37 Persen pada Januari 2026, Harga Pangan Jadi Penopang Utama

3 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026