• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

LDII Kota Kediri Gelar Seminar Lingkungan Hidup di Ponpes Wali Barokah

RedaksibyRedaksi
27 Desember 2025
LDII Kota Kediri Gelar Seminar Lingkungan Hidup di Ponpes Wali Barokah

Baca Juga

Perkuat Karakter Santri, Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Silaturahim Syawal dan Halal Bihalal 2026

Sambut Munas X, LDII Kota Kediri Serap Aspirasi Akar Rumput Lewat Silaturahmi Idulfitri

Ketum LDII Apresiasi Sukses Ramadan 1447 H, Tekankan Kesalehan Sosial dan Peran Pemuda

ADAKITANEWS, Kediri – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri menggelar Seminar Lingkungan Hidup di Gedung DMC Lantai 5 Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, Sabtu (27/12/2025).

Kegiatan ini menghadirkan pakar lingkungan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, dengan tujuan membentuk generasi santri yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Ketua DPD LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, S.Si., M.M., menjelaskan bahwa seminar tersebut merupakan bagian dari rangkaian program kerja pasca-Musyawarah Daerah (Musda). Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan amanah spiritual sekaligus solusi konkret dalam menghadapi berbagai ancaman bencana alam.

“Tugas manusia di dunia ini adalah menjaga lingkungan. Jika kita menjaga alam, alam akan menjaga kita. Melalui konsep Eco Pesantren, kami ingin 400 hingga 500 santri yang hadir hari ini paham bagaimana mengintegrasikan pendidikan agama dengan praktik pelestarian lingkungan hidup,” ujar Agung.

Lebih lanjut, Agung menyebutkan terdapat tiga target utama dari pelaksanaan seminar ini. Pertama, membentuk karakter santri yang peduli lingkungan. Kedua, membangun kemandirian pesantren melalui pemanfaatan sumber daya yang berkelanjutan. Ketiga, menjadikan santri sebagai agen perubahan (agent of change) bagi masyarakat luas dalam menjaga kelestarian alam.

Sementara itu, Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda DLHKP Kota Kediri, Ridwan Salimin, memberikan apresiasi atas komitmen nyata Pondok Pesantren Wali Barokah dalam bidang lingkungan. Ia menilai pesantren tersebut telah menunjukkan keseriusan melalui capaian Penghargaan Eco Pesantren tingkat Pratama dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kami hadir untuk mendorong agar statusnya meningkat dari Pratama ke Madya. Selain itu, kami juga mendorong pengembangan kawasan Program Kampung Iklim (Proklim) di lingkungan pesantren. Kolaborasi ini sangat selaras dengan program Pemerintah Kota Kediri dalam mewujudkan kota yang mapan dan berwawasan lingkungan,” jelas Ridwan.

Pakar lingkungan dari UGM Yogyakarta, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., yang menjadi narasumber utama, menyoroti keunggulan struktur sosial di lingkungan LDII. Berdasarkan hasil penelitiannya, LDII dinilai memiliki modal sosial yang kuat, khususnya pada kepatuhan santri terhadap Kyai, yang menjadi kekuatan besar dalam keberhasilan program pelestarian lingkungan.

“Dalam pelestarian lingkungan, sering kali program pemerintah terhenti karena lemahnya dukungan sumber daya manusia di tingkat akar rumput. Di sini, peran Kyai dan santri menjadi pilar yang sangat kuat. Inovasi pelestarian lingkungan melalui jalur dakwah ini sangat efektif,” ungkap Atus.

Ia juga mendorong agar ke depan sekolah-sekolah di bawah naungan Pondok Pesantren Wali Barokah dapat meraih predikat Sekolah Adiwiyata, sekaligus memperluas cakupan Program Kampung Iklim hingga tingkat RW dan dusun di sekitar pesantren.

Senada dengan itu, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, Sunarto, menegaskan bahwa berbagai capaian di bidang lingkungan merupakan hasil sinergi antara instruksi DPP LDII, pendampingan pemerintah daerah, serta kesadaran internal warga pesantren.

“Kami ingin manfaat ini meluap keluar tembok pesantren. Seperti halnya layanan Posyandu kami yang sudah melayani warga sekitar, program lingkungan dan Proklim ini nantinya juga akan melibatkan lurah, RT, dan RW setempat agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat luas,” pungkas Sunarto.

Melalui kegiatan ini, LDII Kota Kediri menegaskan komitmennya dalam mendukung 8 Cluster Pengabdian LDII untuk Bangsa, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan lingkungan hidup, sebagai bagian dari kontribusi nyata organisasi keagamaan dalam pembangunan berkelanjutan.(*)

Tags: Agung RiyantoAtus SyahbudinDLHKP Kota KediriEco Pesantrenketahanan panganLDII Kota KediriPembangunan BerkelanjutanPengabdian LDIIPondok Pesantren Wali BarokahProgram Kampung IklimRidwan SaliminSekolah AdiwiyataSeminar Lingkungan HidupSunartoUniversitas Gadjah Mada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

ORADO Jatim Gelar Kejurcab Serentak, Targetkan Kejurnas Demi Syarat Masuk KONI

ORADO Jatim Gelar Kejurcab Serentak, Targetkan Kejurnas Demi Syarat Masuk KONI

29 Maret 2026
Hapus Stigma Judi, Kejurkab Domino Pertama di Kabupaten Kediri Resmi Digelar

Hapus Stigma Judi, Kejurkab Domino Pertama di Kabupaten Kediri Resmi Digelar

29 Maret 2026
Wartawan Kediri Unjuk Gigi, SIWO PWI Kediri Raya Terjunkan Atlet di Kejurkab Domino 2026

Wartawan Kediri Unjuk Gigi, SIWO PWI Kediri Raya Terjunkan Atlet di Kejurkab Domino 2026

29 Maret 2026
Perkuat Karakter Santri, Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Silaturahim Syawal dan Halal Bihalal 2026

Perkuat Karakter Santri, Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Silaturahim Syawal dan Halal Bihalal 2026

3 April 2026
Perkuat Toleransi, Tokoh Lintas Agama FKUB Silaturahmi Lebaran ke Ponpes Wali Barokah

Perkuat Toleransi, Tokoh Lintas Agama FKUB Silaturahmi Lebaran ke Ponpes Wali Barokah

21 Maret 2026

Untuk Anda

Ditjen Imigrasi Amankan 220 WNA dalam Operasi Wirawaspada 2025
Hukum & Kriminal

Ditjen Imigrasi Amankan 220 WNA dalam Operasi Wirawaspada 2025

16 Desember 2025
Gandeng Forkopimda Nganjuk, Ponpes Al Ubaidah Kertosono Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa
Nasional

Gandeng Forkopimda Nganjuk, Ponpes Al Ubaidah Kertosono Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa

25 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026