• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Kota Kediri Raih Peringkat 2 Nasional Penanganan Stunting, Prevalensi Turun Jadi 4,6 Persen

RedaksibyRedaksi
17 Desember 2025
Kota Kediri Raih Peringkat 2 Nasional Penanganan Stunting, Prevalensi Turun Jadi 4,6 Persen

Baca Juga

Jamu Persija di Laga Kandang Pamungkas, Panpel Persik Kediri Siapkan 8 Ribu Tiket

PKPPS Ulya Wali Barokah Wisuda Santri, Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kemandirian

Bahas Transparansi dan Target Porprov 2027, KONI Kota Kediri Audiensi dengan DPRD

ADAKITANEWS, Kediri — Pemerintah Kota Kediri kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih peringkat ke-2 daerah berkinerja baik dalam pencegahan dan penurunan stunting Tahun 2025 dari total 197 kabupaten/kota se-Indonesia. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi dan komitmen kuat Pemkot Kediri dalam menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.

Prestasi ini disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) yang digelar pada Kamis (5/2/2026) di salah satu hotel di Kota Kediri.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Bappeda Kota Kediri, Ferry Djatmiko, menegaskan bahwa upaya penurunan stunting menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.

“Pada tahun 2025, Kota Kediri meraih peringkat dua nasional. Harapan kita bersama, kalaupun belum bisa meraih peringkat satu, minimal kita bisa bertahan di peringkat dua. Karena daerah lain juga terus bergerak dan saling susul-menyusul,” ujar Ferry.

Ia menambahkan, prevalensi stunting di Kota Kediri menunjukkan tren penurunan dari tahun ke tahun. Pada 2025, angka stunting tercatat sebesar 4,6 persen, turun dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 4,9 persen. Penurunan tersebut menjadi bukti efektivitas kolaborasi lintas sektor yang selama ini dijalankan.

Ferry berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat memanfaatkan kegiatan bimtek secara maksimal. Selain menghadirkan narasumber dari tingkat provinsi, forum ini juga menjadi ruang komunikasi antarpemangku kepentingan guna meminimalisir kendala dalam pelaksanaan maupun pelaporan aksi konvergensi.

Ia juga mengingatkan pentingnya ketepatan dalam pengisian Aksi Bangda agar seluruh data yang dilaporkan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, narasumber dari Bappeda Provinsi Jawa Timur, Bagus Budi Setya Afantri, memaparkan secara rinci mekanisme pengisian Aksi Bangda. Menurutnya, penetapan petugas data menjadi hal krusial dalam mendukung validitas laporan.

“Operator bertugas menghimpun dan menginput data pelaksanaan aksi konvergensi ke dalam web Aksi Bangda. Verifikator melakukan pemeriksaan dan verifikasi data yang telah diinput, sementara approval bertanggung jawab memberikan persetujuan akhir terhadap data hasil verifikasi,” jelasnya.

Selain itu, Bagus menjelaskan bahwa analisis situasi kecamatan mencakup empat komponen utama, yakni data sasaran, data dukung, data layanan, serta identifikasi kendala yang perlu diinput dalam sistem.

Dengan pemahaman yang baik terhadap tahapan tersebut, diharapkan pelaksanaan Aksi Bangda di Kota Kediri dapat berjalan optimal serta mendukung capaian penurunan stunting secara berkelanjutan demi terwujudnya generasi sehat dan berkualitas.(*)
Tags: DPD LDII KediriIndonesia Emas 2045KediriKota KediriLDII Kota KediriMAPAN Kota KediriMusda VII LDIIMusyawarah Daerah LDIIPembangunan Kota KediriPondok Pesantren Wali BarokahSDM ProfesionalSDM ReligiusUMKM KediriVinanda PrameswatiWali Kota Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Sarmuji Bedah Buku “Kekuasaan yang Menolong” di Jember

Sarmuji Bedah Buku “Kekuasaan yang Menolong” di Jember

9 Mei 2026
Sarmuji Sebut Indonesia Darurat Kekerasan Seksual

Sarmuji Sebut Indonesia Darurat Kekerasan Seksual

6 Mei 2026
Yoga Adhi Wicaksananto Nahkodai PBPI Kota Madiun Periode 2026-2030

Yoga Adhi Wicaksananto Nahkodai PBPI Kota Madiun Periode 2026-2030

10 Mei 2026
Mbak Wali Hadiri Deklarasi Yakuza Maneges, Ajak Kolaborasi Wujudkan Kediri MAPAN

Mbak Wali Hadiri Deklarasi Yakuza Maneges, Ajak Kolaborasi Wujudkan Kediri MAPAN

10 Mei 2026
DPRD Kabupaten Kediri Bedah Dua Raperda Melalui Pandangan Umum Fraksi

DPRD Kabupaten Kediri Bedah Dua Raperda Melalui Pandangan Umum Fraksi

22 April 2026

Untuk Anda

Kisah Haru Sumiin, Buruh Kayu di Puncu yang Dapat Rumah Permanen Lewat TMMD ke-127 Kediri
Nasional

Kisah Haru Sumiin, Buruh Kayu di Puncu yang Dapat Rumah Permanen Lewat TMMD ke-127 Kediri

21 Februari 2026
Sasar Kesadaran Kolektif, Pemkab Kediri Gelar Gerakan Nasional Indonesia Asri di Kawasan SLG
Nasional

Sasar Kesadaran Kolektif, Pemkab Kediri Gelar Gerakan Nasional Indonesia Asri di Kawasan SLG

13 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026