ADAKITANEWS, Surabaya – Jawa Timur kembali menunjukkan kekuatannya sebagai gudang pencetak penghafal Al-Qur’an berbakat. Dalam ajang bergengsi Musabaqah Hifzhul Qur’an (MHQ) dan Hadits Se-Indonesia Timur Tahun 2026, tiga hafiz muda asal Jawa Timur berhasil menembus babak final dan siap berjuang memperebutkan gelar juara di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ketiga perwakilan tersebut tampil di tiga kategori utama hafalan Al-Qur’an. Mereka adalah Ramdani dari Kabupaten Pamekasan (kategori 10 juz), Febrian Nur Hakim dari Kota Surabaya (kategori 20 juz), serta Heru Ismet Robby dari Kabupaten Pasuruan (kategori 30 juz).
Perjuangan ketiganya untuk menembus partai puncak tidaklah mudah. Sebelum mengamankan tiket final, para peserta dari berbagai daerah harus melewati seleksi ketat berbasis digital. Panitia memberlakukan sistem audisi daring pada 6–10 Oktober 2026, di mana setiap peserta diuji melalui rekaman video hafalan yang dikirimkan secara mandiri.
Ketua Pelaksana Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Timur, KH Abdul Hamid, mengonfirmasi kesiapan para utusan daerah ini untuk berlaga pada putaran final yang digelar mulai 16 hingga 18 Oktober 2026.
“Jawa Timur mengirimkan tiga finalis yang masing-masing mewakili kategori hafalan 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Kami berharap mereka dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik Jawa Timur,” ungkap KH Abdul Hamid.
Ajang skala regional ini terselenggara berkat kolaborasi antara Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi dengan Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram. Selain menjadi panggung syiar dan pemantik semangat generasi muda dalam menjaga hafalan Al-Qur’an, kompetisi ini juga menyiapkan apresiasi besar berupa piala dan total hadiah bernilai ratusan juta rupiah.
Keberhasilan delegasi Pamekasan, Surabaya, dan Pasuruan ini diharapkan mampu memicu inspirasi bagi para hamalatul Qur’an lainnya di Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas bacaan dan berani bersaing di level nasional.











