ADAKITANEWS, Kediri – SMKN 2 Kediri bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri menggelar seminar literasi digital bertajuk “Bijak Bermedia Sosial, Sehatkan Mental” di Aula SMKN 2 Kediri, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini ditujukan kepada siswa anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Pioner untuk meningkatkan kesadaran dalam menggunakan media sosial secara bijak.
Kepala Diskominfo Kota Kediri, Sugeng Wahyu Purba Kelana, hadir memberikan materi bertema “Menjaga Ruang Digital Cerdas, Aman dan Sehat”. Ia mengingatkan para siswa bahwa setiap unggahan, komentar, dan informasi yang dibagikan melalui media sosial memiliki konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan.
“Jika dulu ada istilah ‘mulutmu harimaumu’, sekarang istilahnya bergeser menjadi ‘jarimu harimaumu’. Media sosial menyimpan data dan jejak digital abadi yang kelak bisa memengaruhi masa depan anak-anak sekalian,” tegas Sugeng.
Ia juga mengingatkan siswa agar lebih cermat menyaring berita hoaks, menjaga privasi data pribadi, serta memanfaatkan media sosial untuk kegiatan positif yang dapat mendukung pengembangan potensi diri. Melihat antusiasme para pelajar, Sugeng berencana memperluas edukasi serupa ke sekolah-sekolah lain, mulai dari tingkat SMP hingga SMA/SMK.
Sementara itu, Pembina Ekstrakurikuler PIK-R Pioner SMKN 2 Kediri, Nur Wahyuni, menjelaskan bahwa seminar tersebut digagas berdasarkan kepedulian pihak sekolah terhadap perilaku siswa di dunia maya. Kegiatan ini berangkat dari keresahan atas sejumlah kebiasaan bermedia sosial yang dinilai kurang bijak, seperti mengunggah konten secara tidak tepat atau menulis komentar yang berpotensi memicu konflik.
Menurut Nur Wahyuni, jejak digital juga kerap menjadi salah satu pertimbangan ketika seseorang melamar pekerjaan. Karena itu, pihak sekolah berkolaborasi dengan Diskominfo Kota Kediri untuk memberikan edukasi literasi digital kepada para siswa, khususnya anggota PIK-R Pioner.
“Harapan kami, siswa yang hadir hari ini bisa menjadi agen perubahan. Mereka dapat membagikan materi dan ilmu baik ini kepada teman-teman di kelasnya,” ujar Nur Wahyuni.
Salah satu peserta, Putri Yahrotul Mutmainah, siswa kelas X Bisnis Digital 1, mengaku semakin memahami pentingnya mempertimbangkan dampak sebelum mengunggah sesuatu di internet, terutama di media sosial. Ia juga menyoroti pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya serta menghentikan perilaku perundungan daring atau cyberbullying.
“Ingat, apa yang kita lakukan hari ini berdampak untuk masa depan kita. Tidak semua hal di internet dan media sosial itu sepele seperti yang kita bayangkan, ternyata semua ada konsekuensinya,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo Kota Kediri juga menghadirkan Pranata Humas Ahli Muda, Nur Mufid, sebagai narasumber untuk menyampaikan materi tentang penggunaan media sosial secara bijak di era digital.(*)











