ADAKITANEWS, Kediri – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur M. Hadi Setiawan atau yang akrab disapa Cak Hadi kembali menggelar sosialisasi bertema “Bijak Bermedia Sosial sebagai Upaya Mencegah Penyebaran Hoaks dan Memperkuat Kerukunan Sosial” di Desa Dawung, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi berkala yang sebelumnya telah dilaksanakan di Hotel Lotus Garden dan Desa Bendo, Kecamatan Pare. Melalui forum ini, Cak Hadi konsisten mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas dan kritis dalam memanfaatkan media sosial di tengah derasnya arus informasi digital.
Dalam arahannya, politisi Partai Golkar tersebut mengingatkan bahwa media sosial dapat menjadi pisau bermata dua apabila tidak disertai sikap tanggung jawab. Penyebaran informasi liar yang belum terverifikasi rentan memicu disinformasi, hoaks, hingga merusak iklim kerukunan warga.
Cak Hadi menekankan pentingnya masyarakat menyaring setiap informasi sebelum membagikannya. Sikap check and recheck lewat sumber resmi atau media tepercaya menjadi kunci utama membendung paparan berita bohong.
Di sisi lain, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim ini mendorong agar media sosial dimanfaatkan untuk aktivitas produktif, seperti menebar konten positif, menggalang kepedulian sosial, serta menyuarakan aspirasi pembangunan kepada pemerintah.
Ia menilai platform digital sangat efektif menjadi sarana pengawasan publik. Warga diimbau aktif mengamati lingkungan sekitar dan tidak ragu mendokumentasikan serta melaporkan dugaan pelanggaran atau masalah kemasyarakatan kepada pihak berwenang maupun wakil rakyat.
Tak lupa, Cak Hadi meminta masyarakat membentengi diri dari narasi provokatif yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah persatuan.
“Kita harus bijak bermedia sosial. Jangan lupa, kalau kita suka menebar keburukan, maka keburukan itu akan selalu menyertai kita. Sebaliknya, jika kita suka menyebar kebaikan, maka insyaAllah kebaikan akan selalu menyertai kita,” kata Cak Hadi.
Melalui agenda sosialisasi yang masif ini, peningkatan literasi digital diharapkan dapat terwujud sehingga masyarakat Kediri makin bijak, aman, dan dapat menjaga kondusivitas di ruang siber maupun di tengah kehidupan bermasyarakat.(*)











