ADAKITANEWS, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun membukukan lonjakan signifikan pada angka grafik volume penumpang kereta api jarak jauh sepanjang masa libur sekolah 2026. Aliran peningkatan kuantitas pelanggan tersebut sudah mulai terdeteksi merangkak naik sejak Jumat (19/6/2026), selaras dengan tingginya mobilitas masyarakat yang memboyong keluarga untuk menikmati masa liburan.
Berkaca pada himpunan basis data KAI Daop 7 Madiun, pada Sabtu (20/6/2026) terekam sebanyak 9.205 pelanggan bertolak menggunakan kereta api dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun. Sementara itu, untuk angka kedatangan atau penumpang yang tiba di area Daop 7 pada hari yang sama menyentuh angka 9.479 orang.
Titik klimaks atau puncak arus pergerakan penumpang sukses terjadi pada Minggu (21/6/2026). Pada momentum tersebut, kurva keberangkatan melesat hingga mencapai 10.068 orang, sedangkan arus kedatangan penumpang bertengger di angka 10.369 orang.
Secara akumulatif, terhitung sejak periode 19 hingga 26 Juni 2026, manajemen KAI Daop 7 Madiun tercatat telah memberikan pelayanan kepada 68.060 pelanggan yang berangkat serta mengawal kedatangan 68.368 penumpang di area operasionalnya. Akumulasi data ini dinilai masih berpeluang merangkak naik seiring dengan jadwal operasional keberangkatan armada kereta terakhir pada malam ini.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menguraikan bahwa rapor hijau kenaikan jumlah penumpang ini menjadi bukti autentik atas tingginya rapor kepercayaan publik terhadap keamanan moda transportasi berbasis rel, khususnya saat musim libur panjang.
“Peningkatan volume penumpang yang cukup tajam ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan utama masyarakat untuk berlibur bersama keluarga karena faktor aman, nyaman, dan bebas macet,” kata Tohari.
Guna menyokong pemenuhan akomodasi perjalanan masyarakat selama musim liburan sekolah ini, pihak KAI meluncurkan program stimulus berupa potongan harga atau diskon tiket sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial. Insentif potongan harga ini sah digunakan untuk jadwal keberangkatan kereta mulai 20 Juni hingga berakhir pada 5 Juli 2026 mendatang.
Tohari mengimbuhkan bahwa lembar tiket dengan tarif promo khusus tersebut dapat diakses dan ditransaksikan dengan mudah lewat pengoperasian aplikasi Access by KAI maupun jejaring kanal penjualan resmi mitra KAI lainnya, selama persediaan kuota promo masih mencukupi.
“Tiket dengan tarif diskon 30 persen tersebut dapat dibeli oleh masyarakat melalui aplikasi Access by KAI serta seluruh kanal penjualan resmi KAI lainnya selama alokasi kuota diskon masih tersedia. KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan diskon transportasi tersebut agar dapat menghabiskan waktu liburan bersama keluarga dengan tarif lebih hemat,” tutur Tohari menjelaskan.
Tidak hanya royal menyuguhkan pemangkasan tarif tiket, KAI Daop 7 Madiun juga mengencangkan standar pelayanan prima bagi para pelanggannya selama musim liburan. Berbagai sarana prasarana penunjang kenyamanan sengaja didirikan di lapangan, termasuk di antaranya penyediaan wahana area bermain anak secara gratis di sejumlah stasiun besar, serta optimalisasi pendampingan oleh petugas pelayanan pelanggan baik di stasiun maupun selama berada di dalam gerbong kereta.
“Kami terus berupaya meningkatkan pengalaman pelanggan selama musim liburan ini. KAI juga menyediakan fasilitas pendukung seperti area bermain anak secara gratis di stasiun-stasiun besar serta fasilitas layanan pelanggan lainnya baik di stasiun maupun di kereta,” kata Tohari mengakhiri keterangannya.(*)











