• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Politik Pemerintahan

Pemkot Kediri Tata Ulang Kawasan CFD Jalan Dhoho, Hadirkan Pos Kesehatan Hewan Keliling

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
21 Juni 2026
Pemkot Kediri Tata Ulang Kawasan CFD Jalan Dhoho, Hadirkan Pos Kesehatan Hewan Keliling

Baca Juga

Buka Pesta Pra Siaga dan Siaga Mojoroto di GOR Jayabaya, Mbak Wali Tekankan Pembentukan Karakter Anak

Resmi Bergulir, Liga Persik 2026 Jadi Wadah Penjaringan Talenta Muda Kediri Raya

Jelang Tahun Baru Islam 1448 H, Mbak Wali dan Gus Qowim Sowan ke Sejumlah Ulama Kota Kediri

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri kembali melakukan penataan ulang kawasan Car Free Day (CFD) untuk menciptakan ruang publik yang lebih tertib, nyaman, dan ramah bagi masyarakat. Penataan komprehensif tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartika Sari.

Saat meninjau pelaksanaan CFD di koridor Jalan Dhoho, Minggu (21/6/2026), Endang bersama tim gabungan melakukan sosialisasi secara persuasif kepada para pedagang mengenai aturan dan zonasi baru yang diterapkan.

Endang menjelaskan bahwa setiap pedagang kini mendapatkan ruang lapak berjualan dengan ukuran yang seragam, yakni berkisar antara 1,5 hingga 2 meter. Kebijakan ini bertujuan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh pelaku usaha serta mencegah okupasi area secara berlebihan.

“Selain area untuk PKL, kami juga menambahkan area untuk promosi OPD maupun instansi lainnya, serta pelaku UMKM binaan pemerintah. Ada juga area untuk olahraga, seni, atau kegiatan masyarakat yang rencananya ditempatkan di sebelah selatan sekitar Sumur Bor,” ujarnya.

Ia menegaskan kuota pedagang di kawasan CFD saat ini telah terpenuhi sehingga tidak ada penambahan pedagang kaki lima (PKL) baru. Seluruh pedagang yang diizinkan beraktivitas merupakan PKL yang telah terdaftar resmi dalam basis data Disperdagin.

Endang juga memastikan tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun bagi pedagang yang berjualan di kawasan CFD. Selain itu, tidak ada pihak atau oknum yang diperbolehkan mengklaim atau menguasai lokasi tertentu sebagai milik pribadi karena seluruh area CFD merupakan fasilitas umum milik pemerintah daerah.

“Harapan kami para PKL bisa tertib dan menempati tempat yang sudah disediakan sehingga CFD menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk menikmati waktu luang dan berolahraga. Semakin tertib dan nyaman kawasan CFD, semakin banyak pula pengunjung yang datang dan pada akhirnya menguntungkan para pelaku usaha,” katanya.

Selain penataan sektor niaga, Pemkot Kediri juga menyediakan area khusus bagi masyarakat yang membawa hewan peliharaan (pet zone). Lokasi tersebut diplot di sisi utara kawasan CFD, tepatnya di depan Aris Motor.

Menurut Endang, mulai pekan depan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri juga akan membuka layanan Pos Kesehatan Hewan Keliling di area tersebut untuk memfasilitasi para pencinta hewan.

“Masyarakat diperbolehkan membawa hewan peliharaan ke kawasan CFD, namun aktivitasnya dibatasi pada area yang telah disediakan,” jelasnya.

Untuk menjaga kebersihan lingkungan, pemerintah telah mendistribusikan sejumlah tempat sampah di sepanjang kawasan CFD dan akan menambah jumlahnya secara berkala. Pedagang maupun pengunjung diimbau keras untuk membuang sampah pada tempat yang telah tersedia.

Endang menambahkan proses sosialisasi dan masa transisi penataan ini akan berlangsung selama satu hingga dua bulan ke depan. Setelah fase tersebut, pemerintah akan melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan regulasi berjalan dengan baik.

Dalam pelaksanaannya, Satpol PP dan Dinas Perhubungan akan melakukan pengawasan ketat sesuai tupoksi masing-masing. Pemerintah daerah juga mendirikan pos pantau di pertigaan Jalan Stasiun sebagai pusat kendali dan koordinasi lapangan.

“Dinas Perhubungan bertanggung jawab pada pengaturan arus lalu lintas dan kantong parkir, sedangkan Satpol PP fokus pada penegakan ketertiban di kawasan CFD,” ungkapnya.

Salah seorang pedagang CFD, Heri, menyambut positif langkah penataan yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, pembagian lapak yang lebih rapi akan meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memberikan kepastian bagi pedagang terkait zonasi berjualan.

“Awalnya mungkin perlu penyesuaian, namun kami sebagai pedagang merasa lebih jelas mengenai lokasi berjualan dan aturan yang berlaku. Semoga ke depan CFD semakin ramai dan usaha kami bisa ikut berkembang,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Vida, salah seorang pengunjung CFD. Ia menilai penataan ulang kawasan tersebut akan membuat aktivitas berjalan kaki maupun olahraga menjadi lebih leluasa.

“Saya mengapresiasi upaya Pemkot Kediri untuk penataan ulang kawasan CFD agar pedagang lebih tertata, area olahraga atau berjalan kaki juga lebih nyaman. Fasilitas pendukung seperti tempat sampah juga diperhatikan. Semoga ke depan kawasan CFD semakin menarik dan menjadi tempat favorit warga bersantai di akhir pekan,” pungkasnya.(*)

Continue Reading
Tags: CFD Jalan DhohoDisperdagin KediriEndang Kartika SariPemkot Kediripenataan PKLPos Kesehatan HewanSatpol PP Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

KPU Kabupaten Kediri Silaturahmi ke DPD Partai Golkar untuk Bahas Pemutakhiran Data Pemilih

KPU Kabupaten Kediri Silaturahmi ke DPD Partai Golkar untuk Bahas Pemutakhiran Data Pemilih

15 Juni 2026
Kesenian Campursari di Desa Lamong, Cak Hadi Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Rawat Budaya Daerah

Kesenian Campursari di Desa Lamong, Cak Hadi Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Rawat Budaya Daerah

19 Juni 2026
Kemhan dan PWI Finalisasi Diklat Bela Negara Wartawan, 200 Peserta Siap Ikuti Pelatihan di Bogor

Kemhan dan PWI Finalisasi Diklat Bela Negara Wartawan, 200 Peserta Siap Ikuti Pelatihan di Bogor

23 Januari 2026
KAI Daop 7 Madiun Optimalkan Pemanfaatan Aset Negara Melalui Platform Digital Space by KAI

KAI Daop 7 Madiun Optimalkan Pemanfaatan Aset Negara Melalui Platform Digital Space by KAI

16 Juni 2026
Manajemen Persik Kediri Segarkan Struktur Organisasi Demi Perkuat Lini Klub Jelang Musim Baru

Manajemen Persik Kediri Segarkan Struktur Organisasi Demi Perkuat Lini Klub Jelang Musim Baru

15 Juni 2026

Untuk Anda

Minimalisir Kecelakaan, KAI Daop 7 Lakukan Normalisasi Perlintasan Sebidang di Blitar
Nasional

Minimalisir Kecelakaan, KAI Daop 7 Lakukan Normalisasi Perlintasan Sebidang di Blitar

14 Mei 2026
Matangkan Konsep Sport Tourism, Pemkot dan KONI Kediri Bidik Tuan Rumah Porprov Jatim 2029
Nasional

Matangkan Konsep Sport Tourism, Pemkot dan KONI Kediri Bidik Tuan Rumah Porprov Jatim 2029

1 Mei 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026