• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Budaya Religi

Gandeng Disnak Jatim dan BPJPH, LDII Jatim Gelar Sosialisasi Kurban Berprinsip ASUH

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
24 Mei 2026
Gandeng Disnak Jatim dan BPJPH, LDII Jatim Gelar Sosialisasi Kurban Berprinsip ASUH

Baca Juga

Wujud Gotong Royong, PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Salurkan Empat Ekor Sapi Kurban

Penjualan Hewan Kurban di Kota Kediri Lesu, Efek Lonjakan Harga Akibat Nilai Tukar Mata Uang

Tekan Lonjakan Harga Jelang Iduladha, Pemkot Kediri Serbu Kecamatan Mojoroto dengan Pangan Murah

ADAKITANEWS, Surabaya – DPW LDII Jawa Timur menggandeng Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar sosialisasi bertajuk “Berkurban Sehat dan Halal” di Gedung Serba Guna Sabilurrosyiddin, Surabaya, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut digelar menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan menekankan pentingnya penerapan prinsip ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal, dalam pelaksanaan kurban.

Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch. Amrodji Konawi, mengatakan sosialisasi tersebut memberikan tambahan wawasan bagi juru sembelih dan panitia kurban terkait tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat dan standar kesehatan.

“Sebagaimana perintah Allah kepada manusia agar memakan apa yang ada di bumi yang halal dan baik. Halal berarti sesuai syariat, sedangkan baik berarti sesuai dengan kaidah yang berlaku di masyarakat,” ujarnya.

Menurut Amrodji, konsep halal dan baik harus dipahami secara menyeluruh agar pelaksanaan kurban tidak hanya sah secara agama, tetapi juga memenuhi aspek kesehatan, keamanan, dan aturan yang berlaku. Ia menjelaskan warga LDII umumnya telah memahami syarat hewan kurban sesuai syariat. Namun, untuk memastikan kesehatan hewan dan proses penyembelihannya tetap membutuhkan pendampingan dari Dinas Peternakan dan BPJPH.

Selain menghadirkan narasumber dari Dinas Peternakan Jawa Timur dan BPJPH, kegiatan itu juga melibatkan Juru Sembelih Halal Jawa Timur dan Forum Komunikasi Kesehatan Islam Indonesia guna memperkuat pemahaman peserta terkait pelaksanaan kurban yang sehat dan sesuai syariat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Jawa Timur, Iswahyudi, mengingatkan pentingnya penyembelihan hewan kurban sesuai prosedur agar tidak memicu penyebaran penyakit. Menurutnya, penyembelihan hewan tanpa pengawasan dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat. Untuk itu, Dinas Peternakan Jawa Timur menyiapkan lebih dari 5.000 petugas kesehatan hewan selama momentum Iduladha tahun ini.

Petugas tersebut terdiri atas dokter hewan, paramedik veteriner, dan tenaga teknis lain yang akan diterjunkan di berbagai daerah untuk mengawasi pelaksanaan kurban.

“Semua kami libatkan agar pelaksanaan kurban tahun ini bisa berjalan baik, sehat, dan aman,” kata Iswahyudi.

Selain pengawasan lapangan, Dinas Peternakan juga melakukan pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem terhadap hewan kurban. Pemeriksaan ante-mortem dilakukan sebelum penyembelihan untuk memastikan hewan sehat dan layak kurban, sedangkan post-mortem dilakukan setelah penyembelihan guna memastikan daging aman dikonsumsi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Iswahyudi juga menyoroti pentingnya keberadaan juru sembelih halal atau Juleha yang memiliki kompetensi dan sertifikasi resmi. Ia menegaskan penyembelihan hewan pada dasarnya wajib dilakukan di rumah potong hewan atau rumah potong unggas. Namun, khusus saat Iduladha, penyembelihan diperbolehkan dilakukan di lingkungan masyarakat dengan pengawasan petugas kesehatan hewan.

“Kalau di luar momentum kurban lalu sembelih hewan di tempat ilegal, itu bisa kena sanksi hukum,” tegasnya.

Hingga 2025, jumlah juru sembelih halal bersertifikat di Jawa Timur tercatat hampir mencapai 2.000 orang. Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pelaksanaan kurban yang memenuhi syariat, standar kesehatan, dan ketentuan hukum.(*)

Tags: Berita SurabayaBPJPHDinas Peternakan JatimHewan KurbanIduladha 2026JulehaJuru Sembelih HalalLDII Jawa TimurPrinsip ASUH

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Buka Pendaftaran Ketua PK Dapil 1 dan 2, Golkar Kediri Gelar Muscam Senin Depan

Buka Pendaftaran Ketua PK Dapil 1 dan 2, Golkar Kediri Gelar Muscam Senin Depan

23 Mei 2026
Siapakah Istri Monkey D. Luffy? Berikut Kandidatnya

Siapakah Istri Monkey D. Luffy? Berikut Kandidatnya

23 Mei 2026
Resmi Jadi Anggota KONI Pusat, PB ORADO Siap Cetak Atlet Domino Berprestasi Nasional

Resmi Jadi Anggota KONI Pusat, PB ORADO Siap Cetak Atlet Domino Berprestasi Nasional

21 Mei 2026
Warga Ploso Jombang Desak Rumah Kelahiran Bung Karno Segera Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Warga Ploso Jombang Desak Rumah Kelahiran Bung Karno Segera Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

19 Mei 2026
Penjualan Hewan Kurban di Kota Kediri Lesu, Efek Lonjakan Harga Akibat Nilai Tukar Mata Uang

Penjualan Hewan Kurban di Kota Kediri Lesu, Efek Lonjakan Harga Akibat Nilai Tukar Mata Uang

26 Mei 2026

Untuk Anda

Munas X LDII 2026: KH Chriswanto Santoso Tekankan Kemandirian Umat Hadapi Dampak Krisis Global
Nasional

Munas X LDII 2026: KH Chriswanto Santoso Tekankan Kemandirian Umat Hadapi Dampak Krisis Global

7 April 2026
Pemkab Jombang Siapkan Mitigasi Bencana dan Stabilitas Pangan Jelang Nataru 2025–2026
Ekonomi

Pemkab Jombang Siapkan Mitigasi Bencana dan Stabilitas Pangan Jelang Nataru 2025–2026

11 Desember 2025
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026