ADAKITANEWS, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui BPBD bergerak cepat menyalurkan bantuan stimulan bagi warga terdampak angin kencang dan puting beliung, Rabu (1/4/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan di Desa Jombok dan Blimbing di Kecamatan Kesamben, serta Desa Tanggungkramat dan Rejoagung di Kecamatan Ploso.
Langkah ini merupakan bentuk respons taktis pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat pascabencana yang terjadi pada Selasa (31/3/2026) lalu.
Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa, menegaskan bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian Bupati Jombang kepada warga yang tertimpa musibah.
“Fokus utama kami adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi agar mereka bisa kembali beraktivitas dengan normal,” ujar Wiku.
Distribusi logistik ini telah melalui proses pendataan ketat untuk memastikan bantuan menyentuh mereka yang paling membutuhkan secara tepat sasaran.
Selain memberikan bantuan fisik, tim BPBD juga melakukan interaksi langsung untuk memetakan kebutuhan lanjutan warga selama masa pemulihan berlangsung.
Paket bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan keluarga (kesga), sandang pria dan wanita, hingga perlengkapan memasak dan makan yang lengkap.
BPBD Jombang juga mendistribusikan selimut, kasur lipat, paket sekolah untuk anak-anak, makanan siap saji, serta family kit bagi para korban.
Di Kecamatan Kesamben, bantuan difokuskan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan struktural akibat terjangan angin kencang di Desa Jombok.
Sementara di Kecamatan Ploso, bantuan menyasar warga Desa Tanggungkramat dan Rejoagung guna mendukung kebutuhan harian mendesak pascabencana puting beliung.
Penyaluran bantuan ini diharapkan mampu mengurangi beban psikologis dan ekonomi masyarakat yang kehilangan harta benda akibat cuaca ekstrem.
Kehadiran pemerintah di lokasi bencana menjadi bukti pentingnya sinergi dalam memperkuat ketangguhan daerah menghadapi tantangan alam yang sulit diprediksi.
Warga yang terdampak menyambut baik kehadiran petugas dan merasa terbantu dengan logistik yang dikirimkan secara cepat ke pemukiman mereka.
Pemkab Jombang berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan hingga seluruh warga terdampak benar-benar pulih dan mandiri kembali.(*)













