ADAKITANEWS, Kediri – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Ketut Gutomo, S.H., merampungkan rangkaian kegiatan reses masa persidangan II Tahun Sidang 2024/2025. Melalui kunjungan lapangan yang intensif, legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini menyisir sejumlah desa di Daerah Pemilihan (Dapil) II guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, selaras dengan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Rangkaian reses kali ini mencakup wilayah strategis di Dapil II, meliputi Desa Purwoasri dan Desa Sidomulyo (Kecamatan Purwoasri), Desa Kayen Lor dan Desa Plemahan (Kecamatan Plemahan), serta Desa Tulungrejo (Kecamatan Pare). Metode kunjungan lapangan dipilih untuk memotret kondisi riil serta menjalin dialog interaktif dengan berbagai elemen masyarakat.
Pada hari pertama dan kedua, Ketut Gutomo memfokuskan agenda di Kecamatan Purwoasri dengan menemui jajaran kepala desa serta tokoh masyarakat setempat. Diskusi mendalam dilakukan untuk memetakan problematika kewilayahan dan kebutuhan mendesak warga di perdesaan.
Memasuki hari ketiga, Ketut meninjau langsung kelompok peternak kambing di Desa Kayen Lor, Kecamatan Plemahan. Dalam kesempatan tersebut, ia berdiskusi mengenai strategi pengembangan usaha peternakan serta mengidentifikasi kebutuhan dukungan dari pemerintah daerah guna meningkatkan produktivitas sektor ternak lokal. Agenda reses kemudian dilanjutkan dengan menemui perwakilan kepala desa di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, dan ditutup dengan pertemuan warga di Desa Plemahan.
Sejumlah aspirasi krusial berhasil dihimpun dari rangkaian kunjungan tersebut. Di sektor infrastruktur, warga mendesak adanya perbaikan jalan rusak, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), serta normalisasi drainase untuk mengantisipasi luapan air. Selain itu, sektor ekonomi kerakyatan menjadi sorotan utama, di mana masyarakat memohon dukungan peralatan, modal usaha, serta pelatihan berkelanjutan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kelompok peternak.
“Sesuai amanah undang-undang, kegiatan reses ini dilaksanakan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi yang masuk, baik berupa permohonan bantuan sarana prasarana maupun permasalahan sosial lainnya di Dapil II, akan kami upayakan agar mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah,” tegas Ketut Gutomo.
Selain menjaring aspirasi, Ketut juga memanfaatkan momentum ini untuk mendorong pemerintah desa agar terus mengoptimalkan kualitas pelayanan publik. Ia berharap seluruh masukan warga dapat menjadi bahan pertimbangan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.(adv/dprd.kabkd/*/ys)











