• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result

Politik > Pemerintahan >

Mas Dhito Targetkan Pembentukan Kawasan Budidaya Terintegrasi untuk Peternak di Kabupaten Kediri

RedaksibyRedaksi
6 Maret 2026
Mas Dhito Targetkan Pembentukan Kawasan Budidaya Terintegrasi untuk Peternak di Kabupaten Kediri

Baca Juga

Mbak Wali Dorong Literasi Alquran sebagai Benteng Generasi Muda Hadapi Arus Teknologi

Lebih dari Sekadar Pembangunan Fisik, TMMD ke-127 Pererat Ikatan Sosial di Desa Gadungan

Pimpin Apel Pagi, Mbak Wali Tekankan Persiapan Infrastruktur dan Keamanan Jelang Idulfitri

ADAKITANEWS, Kediri – Peternak ayam petelur di Kabupaten Kediri masih menghadapi tantangan terkait ketersediaan lahan untuk pendirian kandang yang ideal dan selaras dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito, berkomitmen menyelesaikan persoalan lahan tersebut melalui penguatan regulasi dan penataan kawasan pada periode kedua kepemimpinannya.

Komitmen tersebut disampaikan Mas Dhito saat melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus dan anggota Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri (KPPUK) pada Jumat (6/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti usulan kajian kawasan industri peternakan yang diajukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) agar cakupannya diperluas.

“Kemarin dari DKPP mengajukan untuk melakukan kajian kawasan industri peternakan. Ini bagus, tetapi mengapa tidak sekalian kawasan budidaya?” ujar Mas Dhito memberikan arahan strategis.

Menurutnya, pembentukan kawasan budidaya yang terintegrasi tidak hanya akan menyelesaikan persoalan peternak ayam petelur (layer), tetapi juga mampu mengakomodasi sektor produktif lainnya, seperti perikanan air tawar dan pertanian. Penataan kawasan yang tersentralisasi dinilai akan memudahkan pengawasan, pemberian bantuan, serta minimalisasi konflik sosial terkait tata ruang.

Berdasarkan data per 6 Maret 2026, Kabupaten Kediri merupakan salah satu lumbung pangan sektor unggas yang sangat potensial. Populasi ayam petelur tercatat mencapai 7.569.539 ekor dengan rata-rata produksi telur sekitar 5.917.100 kilogram per bulan. Dengan kebutuhan konsumsi masyarakat Kediri yang hanya sekitar 891.700 kilogram per bulan, wilayah ini mengalami surplus telur yang signifikan untuk menyokong kebutuhan nasional.

Saat ini, terdapat sekitar 60 peternak unggas skala besar di Kabupaten Kediri, sementara pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di sektor yang sama mencapai angka 2.800 orang. Sektor ini juga menjadi motor penggerak ekonomi dengan menyerap tenaga kerja antara 1.000 hingga 1.200 orang melalui jaringan anggota KPPUK.

“Anggota KPPUK saat ini sebarannya pasti masih tidak tersentralisasi. Ini perlu nanti dijadikan satu kawasan dan tahun 2026 ini dibuat kajiannya,” tegas Mas Dhito.

Ketua KPPUK, Eko Sanjoyo, menyambut baik dan mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari Mas Dhito. Ia menegaskan bahwa sinergi antara peternak dan Pemerintah Kabupaten Kediri melalui pendampingan DKPP selama ini telah berjalan dengan sangat baik.

“Kami berharap KPPUK dapat terus bersinergi dan mendukung program-program pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kediri secara luas,” pungkasnya.(*)

Tags: Info KediriKabupaten KediriKediriketahanan panganKPPUKMas DhitoPeternakan Ayam PetelurRTRW Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Safari Ramadan di Lereng Wilis, Cak Hadi Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Kesejahteraan Guru

Safari Ramadan di Lereng Wilis, Cak Hadi Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Kesejahteraan Guru

7 Maret 2026
Dukung Indonesia Emas, Golkar Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Kediri

Dukung Indonesia Emas, Golkar Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Kediri

5 Maret 2026
Puasa sebagai Madrasah Kejujuran dan Refleksi Diri

Puasa sebagai Madrasah Kejujuran dan Refleksi Diri

7 Maret 2026
Puasa sebagai Perisai Diri

Puasa sebagai Perisai Diri

26 Februari 2026
BRI Jombang Salurkan 1.500 Paket Sembako Ramadan untuk Warga Denanyar

BRI Jombang Salurkan 1.500 Paket Sembako Ramadan untuk Warga Denanyar

3 Maret 2026

Untuk Anda

PWI Pusat Kecam Intimidasi Jurnalis di Ngawi, Minta Polisi Usut Tuntas
Hukum & Kriminal

PWI Pusat Kecam Intimidasi Jurnalis di Ngawi, Minta Polisi Usut Tuntas

7 Desember 2025
Jelang Musda VII, LDII Kota Kediri Temui Wali Kota Vinanda Bahas Sinergi Program dan Isu Strategis Daerah
Nasional

Jelang Musda VII, LDII Kota Kediri Temui Wali Kota Vinanda Bahas Sinergi Program dan Isu Strategis Daerah

12 Desember 2025
adakita.news

PT. Adakita Citra Rahayu - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Citra Rahayu - ©2026