ADAKITANEWS, Kediri – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, kini memasuki tahap akhir. Pemerintah Kabupaten Kediri menyatakan dukungan penuh dan berharap seluruh sasaran pembangunan dapat tuntas sesuai jadwal agar manfaatnya segera dinikmati oleh masyarakat setempat.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektoral ini merupakan instrumen krusial dalam mengakselerasi pembangunan daerah. Sinergi yang terbangun antara personel TNI, pemerintah daerah, dan warga desa menjadi kunci utama dalam memperkuat infrastruktur wilayah serta mengokohkan ketahanan pangan di tingkat lokal.
“TMMD ini wujud nyata gotong royong membangun desa. Kami berharap hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu mendorong kesejahteraan warga,” ujar Dewi Mariya Ulfa dalam keterangannya pada Rabu (4/3/2026).
Berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi (Wasev) yang dilakukan oleh Staf PJU TMMD Mabes TNI AD, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, progres pembangunan di lapangan saat ini telah menyentuh angka hampir 90 persen. Peninjauan dilakukan secara mendalam di beberapa titik sasaran fisik yang menjadi skala prioritas dalam program TMMD kali ini.
Beberapa proyek vital yang mendekati tahap penyelesaian meliputi pembangunan jalan penghubung strategis antara Dusun Sumber Bahagia dan Desa Gadungan, rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan 20 unit fasilitas MCK untuk meningkatkan sanitasi warga. Selain itu, pengerjaan renovasi rumah ibadah, pengeboran satu sumur air minum, serta empat sumur irigasi pertanian juga telah memasuki fase akhir. Kolonel Inf Herry Subagyo optimistis bahwa sisa pekerjaan yang masih dalam tahap penyelesaian (finishing) akan rampung sebelum penutupan program secara resmi.
Di samping pembangunan infrastruktur fisik, TMMD ke-127 juga mengintegrasikan berbagai program nonfisik guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Gadungan. Berbagai penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan intensif diberikan kepada warga untuk mendorong penguatan ekonomi mandiri. Melalui integrasi pembangunan fisik dan nonfisik ini, TMMD diharapkan tidak hanya memperbaiki wajah desa secara lahiriah, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan semangat kemanunggalan TNI-Rakyat.(*)











