ADAKITANEWS, Kediri – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas nasional terus disosialisasikan kepada masyarakat luas. Langkah ini salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI yang digelar di Gedung Bhagawanta Bhari, Jalan Pamenang, Kabupaten Kediri, Kamis (5/3/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPR RI, M. Sarmuji, bersama sekitar 300 anggota Muslimat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri.
Dalam kesempatan tersebut, Sarmuji menyampaikan dukungan penuh terhadap program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai kebijakan ini krusial untuk memastikan generasi muda Indonesia memiliki fondasi kesehatan yang kuat.
“Kita tentu sangat mendukung program Pak Presiden, Pak Prabowo, baik dari sisi kebijakan maupun sosialisasi. Kita berikan dukungan penuh agar masyarakat memahami bahwa program ini didesain untuk melahirkan generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan ceria guna menyongsong Indonesia Emas,” ujar Sarmuji.
Ia menambahkan, tanpa intervensi negara dalam pemenuhan gizi, akan sulit melahirkan generasi yang memiliki kecakapan fisik, kesehatan mental, serta kapasitas intelektual yang mumpuni.
Terkait pelaksanaan di bulan Ramadan, Sarmuji menegaskan bahwa tidak ada pengurangan anggaran untuk program MBG. Namun, terdapat penyesuaian pada jenis menu makanan agar tidak cepat basi dan tetap layak dikonsumsi saat berbuka puasa.
“Memang masih ada sekolah yang belum mendapatkan MBG. Kami menyadari perlu proses, tetapi kami tetap berharap targetnya bisa segera terpenuhi secara merata,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga menerima pemaparan teknis mengenai kebijakan dan implementasi program yang disampaikan oleh Suhaidi, S.I.K., M.M., selaku Kasubbag TU KPPG Jember.
Suhaidi mengungkapkan bahwa saat ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kediri telah mencapai 162 unit, sedangkan di Kota Kediri terdapat 51 SPPG. Secara nasional, pemerintah menargetkan pembentukan sebanyak 32 ribu SPPG hingga akhir tahun 2026. Menurutnya, keberadaan SPPG terbukti meningkatkan tingkat kehadiran siswa di sekolah secara signifikan.
Senada dengan hal itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri yang juga Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, M. Hadi Setiawan atau yang akrab disapa Cak Hadi, menilai program MBG sebagai langkah strategis jangka panjang.
“Ini merupakan program spektakuler Presiden untuk memastikan masyarakat mendapat asupan gizi yang baik. Dampaknya sangat penting bagi tumbuh kembang generasi kita,” ujar Cak Hadi.
Sebagai informasi, program Makan Bergizi Gratis ini menyasar berbagai kelompok, mulai dari peserta didik (PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK, SLB, hingga pesantren) serta kelompok nonpeserta didik yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami tujuan besar program MBG dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan kompetitif di masa depan.(*)











