ADAKITANEWS, Kediri – Dalam upaya membentengi masyarakat dari ancaman disintegrasi bangsa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di Balai Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi agenda strategis dalam rangkaian sasaran nonfisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127.
Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa (IWKKB) Bakesbangpol Kabupaten Kediri, Nugroho Hery Prastowo, menegaskan bahwa pemahaman akan jati diri bangsa merupakan fondasi utama keutuhan NKRI. Ia mengajak warga untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati dan menjaga kerukunan.
“Wawasan kebangsaan adalah kesadaran bersama tentang jati diri bangsa. Cinta tanah air saat ini diwujudkan melalui peran aktif menjaga persatuan dan berkontribusi langsung dalam pembangunan desa,” ujar Nugroho di hadapan para peserta.
Senada dengan hal tersebut, Bati Tuud Koramil 0809/21 Puncu, Iswoyo, yang mewakili Kodim 0809/Kediri, menjelaskan bahwa TMMD memiliki misi ganda. Selain membangun infrastruktur fisik, TNI juga bertanggung jawab membangun ketahanan ideologi masyarakat agar tidak mudah terpapar paham-paham yang merusak persatuan.
“Melalui TMMD, kami ingin menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga hasil pembangunan dan persatuan di wilayah masing-masing. Pemahaman ideologi yang kuat adalah modal sosial menghadapi tantangan zaman,” tegas Iswoyo.
Sinergi antara Pemkab Kediri dan TNI melalui sosialisasi ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat desa yang berkarakter kuat, taat hukum, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis di wilayah Puncu.(*)












