ADAKITANEWS, Tulungagung – Hujan deras disertai angin kencang memicu insiden pohon tumbang yang menimpa satu unit mobil sedan Honda Civic bernomor polisi AG 1783 RM di Jalan Stadion Lama, Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Senin (2/11/2026) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.
Akibat peristiwa tersebut, penumpang mobil bernama Bunga Indah Parawansa mengalami luka pendarahan di bagian kepala dan harus dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Sementara itu, mobil yang dikemudikan Anan Sioko mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan bodi kendaraan dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp25 juta.
Peristiwa memilukan ini terjadi saat kendaraan sedang melaju dari arah utara menuju selatan di tengah guyuran cuaca ekstrem. Secara mendadak, sebuah pohon besar di tepi jalan roboh dan menghantam atap kendaraan hingga melesak ke dalam kabin.
Kapolsek Kedungwaru, AKP Karnoto, mengonfirmasi bahwa personel piket yang menerima laporan warga langsung meluncur ke lokasi untuk menolong korban serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi untuk evakuasi korban dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Korban berhasil dibawa ke rumah sakit dan evakuasi pohon dapat diselesaikan sehingga arus lalu lintas kembali lancar,” ungkap AKP Karnoto.
Tim gabungan bergerak cepat memotong batang pohon yang melintang serta menyingkirkan bangkai kendaraan yang sempat memblokir seluruh badan jalan.
Sekitar pukul 04.00 WIB, proses pembersihan material pohon tumbang dinyatakan selesai dan akses Jalan Stadion Lama kembali dibuka untuk kelancaran mobilitas warga.
Hasil tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) menyimpulkan bahwa robohnya pohon murni dipicu oleh tingginya curah hujan yang disertai terpaan angin kencang.
Menghadapi tingginya potensi cuaca ekstrem di awal musim hujan, AKP Karnoto mengimbau seluruh pengguna jalan di Kabupaten Tulungagung untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Pengendara diminta mengurangi kecepatan serta menghindari kebiasaan berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar dan bangunan tua yang rawan roboh saat hujan deras melanda.











