ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Kediri, Kak Vinanda Prameswati, melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kota Kediri yang akan berlaga pada Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur pada Jumat (7/8/2026).
Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026. Kontingen Kota Kediri mencatatkan keikutsertaan istimewa sebagai salah satu perwakilan Jawa Timur yang turut memberangkatkan Pramuka Berkebutuhan Khusus dalam agenda skala nasional tersebut.
Kota Kediri tercatat sebagai satu dari enam kabupaten/kota di Jawa Timur yang mengirimkan Pramuka Berkebutuhan Khusus pada Jamnas XII. Adapun kekuatan Kontingen Kota Kediri terdiri atas 32 Pramuka Penggalang, enam Pramuka Berkebutuhan Khusus, empat pendamping kontingen reguler, dua pendamping kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus, serta dua pimpinan kontingen.
“Terima kasih kepada Kwarcab Kota Kediri yang telah membimbing adik-adik Pramuka sehingga siap mengikuti Jambore Nasional XII. Selamat kepada adik-adik yang telah mengikuti seleksi dari awal yang begitu ketat sehingga bisa mengikuti Jambore Nasional XII,” ujar Kak Vinanda.
Vinanda menyampaikan bahwa terpilih menjadi bagian dari Jamnas XII merupakan kebanggaan sekaligus bentuk kehormatan. Kesempatan tersebut didapat melalui proses seleksi yang kompetitif.
Ia berpesan agar momentum Jamnas XII difungsikan sebagai kawah candradimuka dalam menempa karakter, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kepekaan sosial, kreativitas, serta jiwa nasionalisme.
“Apalagi nanti bertepatan juga dengan HUT RI. Jadikan Jamnas ini untuk banyak belajar dan mandiri. Karena kalian nanti akan melakukan semuanya sendiri selama mengikuti Jamnas,” ucapnya.
Kak Vinanda mengingatkan seluruh kontestan untuk senantiasa memelihara kondisi fisik dan kesehatan selama berkegiatan, termasuk memastikan obat-obatan pribadi terbawa.
Di samping itu, ia mengimbau agar para peserta menjaga norma kesopanan demi mencerminkan citra positif generasi muda Kota Kediri sembari memperluas jejaring persahabatan antardaerah.
“Tunjukkan bahwa warga Kota Kediri punya sopan santun, dan memperluas pertemanan. Siapa tahu nanti ada daerah lain yang ingin belajar ke Kota Kediri,” pungkasnya.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri, Kak Edy Herwiyanto, mengutarakan bahwa keikutsertaan pada Jamnas XII mengandung nilai edukasi dan pengembangan potensi diri yang mendalam.
Kesempatan bertemu dengan insan Pramuka dari seluruh penjuru Tanah Air diimbau untuk dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana menambah wawasan dan bertukar pengalaman.
“Pramuka ini bukan organisasi kepemudaan, namun ini adalah mandatori. Tujuannya mendidik karakter, di mana mendidik karakter ini tugas yang berat. Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjadikan anak-anak Kota Kediri memiliki karakter yang baik,” tegas Kak Edy.
Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri, Kak Adi Sutrisno, menerangkan bahwa para peserta Pramuka Berkebutuhan Khusus melewati tahapan seleksi yang setara dengan jalur reguler. Dari total 18 peserta yang mendaftar, sebanyak enam anak dinyatakan lolos.
Pascaseleksi, para peserta memperoleh pembekalan intensif di tingkat Kwarcab serta agenda penunjang berupa city tour.
“Sebelumnya Kota Kediri belum pernah memberangkatkan Pramuka Berkebutuhan Khusus. Arahan dari Kamabicab dan Ka Kwarcab, kita berangkatkan Pramuka Berkebutuhan Khusus agar mereka punya kesempatan yang sama. Nantinya di sana yang Pramuka Berkebutuhan Khusus ini dikumpulkan Kwarda Jatim dan yang membina dari Kwarda Jatim,” jelas Kak Adi.
Rasa bangga turut dirasakan salah seorang wali murid, Sutadji, atas kelulusan putranya, Guyub Nasrullah Aji Wicaksono, yang terpilih sebagai wakil Pramuka Berkebutuhan Khusus.
Ia membeberkan bahwa Guyub memiliki minat tinggi pada kegiatan kepramukaan yang ditekuni melalui penjelajahan ekstrakurikuler di SLB Putra Asih.
“Alhamdulillah saya bersyukur dan tidak menduga anak saya bisa sampai ke Jamnas XII. Saya tidak khawatir anak saya jauh karena pembinanya sudah sangat baik dan memperhatikan anak saya,” ujar warga Kelurahan Singonegaran tersebut.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan Tunggul Tunas Kelapa, perlengkapan operasional, serta dana saku secara simbolis kepada perwakilan kontingen.
Agenda ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Kediri Qowimuddin, jajaran pengurus Kwarcab, Kamabigus se-Kota Kediri, pimpinan OPD Sekretariat Daerah, tim pendamping, hingga jajaran orang tua peserta.(*)











