• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Kesehatan

Dinas Kesehatan Kota Kediri dan BNN Gandeng Mahasiswa Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
12 Juni 2026
Dinas Kesehatan Kota Kediri dan BNN Gandeng Mahasiswa Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba

Baca Juga

Peringati Harganas ke-33, Gus Qowim Ajak ASN Pemkot Kediri Jadi Pelopor Ketahanan Keluarga

Dinkes Kota Kediri Gelar Pelatihan Penanganan Stroke untuk Tenaga Kesehatan Puskesmas Demi Optimalkan Layanan Primer

Tekan Kasus Hipertensi, Dinkes Kota Kediri Gelar Workshop Fam Care dan Optimalkan Program CKG

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menginisiasi gerakan Komitmen Aksi Bersama Cegah Bahaya Narkoba, Jumat (12/6/2026). Agenda ini dilaksanakan sebagai fondasi untuk memperkokoh benteng pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) di wilayah Kota Kediri.

Satu di antara strategi utama yang diterapkan dalam gerakan ini yaitu dengan merangkul puluhan mahasiswa untuk diamanahi peran sebagai agen informasi sekaligus edukasi, baik di area kampus maupun di tengah pemukiman warga. Diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Kediri, forum ini juga dihadiri oleh para petugas penanggung jawab program kesehatan jiwa dari berbagai puskesmas setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Hamida, memaparkan bahwa keikutsertaan elemen mahasiswa diproyeksikan mampu memperluas jangkauan sosialisasi terkait dampak buruk barang haram tersebut.

“Kita libatkan para mahasiswa agar setelah kegiatan ini mereka bisa memberikan ilmunya atau menyampaikan informasi yang sudah diperoleh kepada teman-teman di lingkungan kampus, tempat tinggal, serta masyarakat luas,” urai dr. Hamida.

Di samping pemberian edukasi, Dinas Kesehatan secara konsisten menggulirkan program preventif lewat deteksi dini atau screening kesehatan berkala. Kegiatan pemantauan ini menyasar puskesmas, institusi pendidikan, area pemukiman, hingga ke dalam lembaga pemasyarakatan. Bilamana dijumpai adanya indikasi ketergantungan zat terlarang, pihak dinas siap memfasilitasi penanganan rehabilitasi lewat rumah sakit rujukan ataupun BNN.

Dokter Hamida menambahkan, ada beragam aspek yang berpotensi memicu seseorang terjerumus ke dalam lingkaran narkoba, di antaranya imbas dari pergaulan bebas, kemudahan akses informasi di dunia maya, rasa penasaran yang besar, hingga minimnya keharmonisan serta kepedulian di dalam rumah tangga.

“Jadi peran orang tua penting untuk membangun pola asuh (parenting) yang komunikatif. Orang tua diharapkan bisa memposisikan diri sebagai sahabat anak agar anak tidak merasa kesepian atau mencari pelarian di luar rumah, terlebih saat masa transisi anak-anak menuju remaja yang rentan dan mudah terpengaruh,” tuturnya.

Melalui konsistensi komitmen antarlini dan keaktifan dari pihak keluarga, Dinas Kesehatan menaruh harapan besar untuk mencetak wilayah Kota Kediri yang bersih dari belenggu narkoba sekaligus memproteksi masa depan generasi muda.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNN Kota Kediri, Yudha Wirawan, mengemukakan rujukan data berskala nasional yang menunjukkan angka penyalahgunaan narkoba kini berada di persentase 2,11 persen. Realitas ini menjadi alarm kewaspadaan bagi tiap wilayah, tidak terkecuali Kota Kediri.

Ia mengulas bahwa laju pembangunan Kota Kediri yang berjalan sangat masif, ditandai dengan beroperasinya bandara baru, konektivitas jalur tol, serta tingginya sirkulasi warga dan kaum urban dari kalangan mahasiswa, secara tidak langsung ikut menaikkan level kerawanan penyelundupan narkoba.

Oleh sebab itu, Yudha menegaskan kontribusi aktif dari warga sangat dinantikan guna membantu kerja aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran gelap narkoba. Publik diminta untuk lekas memberikan informasi jika mengendus adanya gejala penyalahgunaan obat-obatan terlarang di sekitar mereka.

Masyarakat juga diimbau mengenali beberapa gejala fisik yang patut dicurigai, seperti penurunan berat badan yang drastis, kondisi mata yang cekung, serta cara berjalan yang tidak seimbang. Gejala itu biasanya dibarengi dengan perubahan perilaku sosial berupa kebiasaan mengisolasi diri, serta gangguan psikologis semisal luapan emosi yang labil dan sensitif.

“Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat korban mendapatkan penanganan dan rehabilitasi sehingga tidak terjerumus menjadi pecandu berat atau bahkan dimanfaatkan sebagai kurir maupun pengedar narkoba,” kata Yudha.

Menutup jalannya acara, Yudha mengimbau kaum muda agar bersedia memposisikan diri sebagai pilar terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dengan cara menjauhi narkoba serta membentengi diri dari segala bentuk doktrin negatif.(*)

Tags: bahaya narkobaBNN Kota KediriDinas Kesehatan Kota Kediridr HamidaKetahanan Keluargamahasiswa anti narkobapencegahan NAPZAYudha Wirawan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Ribuan Warga Dawung Gelar Genduri Akbar Bersih Desa, Cak Hadi Ajak Rawat Tradisi dan Kerukunan

Ribuan Warga Dawung Gelar Genduri Akbar Bersih Desa, Cak Hadi Ajak Rawat Tradisi dan Kerukunan

12 Juli 2026
Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

6 Juli 2026
KAI Daop 7 Madiun Layani 428 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah 2026, Stasiun Kediri Masuk Dua Besar Tertinggi

KAI Daop 7 Madiun Layani 428 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah 2026, Stasiun Kediri Masuk Dua Besar Tertinggi

12 Juli 2026
Mas Dhito Sapa Siswa Baru SMPN 2 Ngasem, Ingatkan Batasi Gadget dan Setop Perundungan

Mas Dhito Sapa Siswa Baru SMPN 2 Ngasem, Ingatkan Batasi Gadget dan Setop Perundungan

13 Juli 2026
Ajang Tarung Juara Sejati Siap Digelar di GOR Jayabaya, Wadah Resmi Salurkan Bakat dan Dongkrak Wisata

Ajang Tarung Juara Sejati Siap Digelar di GOR Jayabaya, Wadah Resmi Salurkan Bakat dan Dongkrak Wisata

14 Juli 2026

Untuk Anda

Pemkab Kediri Raih Penghargaan UHC 2026, Cakupan JKN Tembus 98,72 Persen
Kesehatan

Pemkab Kediri Raih Penghargaan UHC 2026, Cakupan JKN Tembus 98,72 Persen

27 Januari 2026
Dampingi Khofifah di Acara Sapa Bansos, Mbak Wali Tegaskan Komitmen Penyaluran Tepat Sasaran
Nasional

Dampingi Khofifah di Acara Sapa Bansos, Mbak Wali Tegaskan Komitmen Penyaluran Tepat Sasaran

23 Mei 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026