ADAKITANEWS, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang pada momen H+2 Idulfitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3/2026).
Total penumpang yang naik dan turun di seluruh stasiun wilayah Daop 7 pada hari tersebut menembus angka 31.055 orang.
Angka ini menunjukkan kenaikan drastis sekitar 116 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 lalu.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, merinci bahwa volume keberangkatan pada hari kedua Lebaran mencapai 16.307 penumpang.
Jumlah keberangkatan tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026 yang telah dimulai sejak 11 Maret.
Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 7 tercatat sebanyak 14.748 orang pada hari yang sama.
Untuk Senin (23/3/2026), data sementara menunjukkan angka keberangkatan masih tinggi mencapai 14.950 penumpang.
Tohari menyebutkan bahwa ketersediaan tiket hingga 1 April 2026 masih tersisa sebanyak 815 tempat duduk untuk kereta api keberangkatan awal Daop 7.
“Masyarakat tetap memiliki alternatif dengan memanfaatkan kursi dari kereta api yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun,” ujar Tohari.
Puncak kedatangan pemudik sebelumnya telah terjadi pada Rabu (18/3/2026) atau H-3 Lebaran dengan total 15.131 penumpang.
Secara akumulatif sejak 11 hingga 23 Maret, KAI Daop 7 Madiun telah melayani 109.129 penumpang naik dan 161.703 penumpang turun.
KAI mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan agar tidak terburu-buru saat menuju stasiun.
Pelanggan juga diingatkan untuk segera memesan tiket arus balik melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya guna menghindari kehabisan.
“Masyarakat dapat memanfaatkan fitur Connecting Train sebagai alternatif perjalanan menuju kota tujuan,” pungkas Tohari.(*)













