ADAKITANEWS, Kediri – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menyerahkan secara simbolis bingkisan Idulfitri 1447 Hijriah kepada 405 penerima manfaat di Yayasan Panti Asuhan NU An-Nuur, Kota Kediri, Sabtu (14/3/2026). Agenda ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Sosok yang akrab disapa Gus Qowim tersebut menyampaikan rasa syukurnya dapat kembali bersilaturahmi di yayasan tersebut. Kehadirannya kali ini merupakan kali kedua setelah pada tahun sebelumnya ia juga hadir mewakili Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita dapat kembali hadir di sini. Semoga kehadiran kita semua benar-benar membawa keberkahan. Ini adalah wujud kepedulian dan cinta kita kepada sesama, sekaligus menjadi bagian dari semangat Ramadan untuk mendidik kita agar semakin peduli terhadap sesama,” ujar Gus Qowim.
Atas nama Pemerintah Kota Kediri, Gus Qowim juga mengapresiasi kerja keras seluruh pengurus yayasan yang telah berdedikasi mengelola panti asuhan tersebut demi kesejahteraan anak-anak yatim dan para lansia.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus yayasan atas dedikasi, pengabdian, dan sumbangsih yang telah diberikan. Semoga segala pengabdian panjenengan dicatat oleh Allah SWT sebagai amal saleh,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Qowim memberikan suntikan semangat kepada anak-anak yatim agar tidak berkecil hati dalam menatap masa depan. Ia mengingatkan bahwa banyak tokoh besar dunia, termasuk Rasulullah SAW, yang tumbuh dengan latar belakang sebagai anak yatim namun mampu mencapai kemuliaan.
“Jangan pernah merasa sendiri atau kecil hati. Banyak tokoh besar lahir dari anak-anak yatim. Yakinlah bahwa kita semua akan selalu mendukung dan membimbing adik-adik untuk meraih masa depan yang gemilang,” pesannya dengan penuh kehangatan.
Tak hanya kepada anak-anak, Gus Qowim juga memberikan perhatian khusus bagi para lansia. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu hadir memberikan pendampingan agar mereka tidak merasa kesepian atau terabaikan.
“Panjenengan semua tidak perlu merasa sendiri. Pemerintah Kota Kediri akan selalu hadir. Ini menjadi tanggung jawab kami untuk memastikan para lansia tetap mendapatkan perhatian dan kasih sayang,” jelas Gus Qowim.
Adapun bantuan bingkisan Idulfitri kali ini disalurkan kepada 405 orang yang terdiri dari 36 anak dalam panti, 165 anak luar panti, 17 lansia dalam pondok, serta 187 lansia nonpondok. Melalui sinergi antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat menyambut hari raya dengan penuh sukacita.(*)











