ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk tidak hanya sekadar mampu membaca Alquran, tetapi juga mengaplikasikan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan saat beliau menghadiri kegiatan Literasi Mushaf Alquran yang berlangsung di SMPN 2 Kota Kediri pada Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Qurani untuk Mewujudkan Masyarakat Agamis yang Beradab dan Berilmu” ini diawali dengan santunan kepada anak yatim. Acara ini merupakan kolaborasi nyata dalam memperkuat karakter religius siswa di tingkat dasar hingga menengah di Kota Kediri.
Menurut Vinanda, gerakan literasi mushaf Alquran merupakan upaya kolektif untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kitab suci umat Islam sejak dini.
“Gerakan Literasi Mushaf Alquran ini adalah upaya kita bersama untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Alquran. Dengan kegiatan ini, adik-adik diharapkan mampu membaca Alquran dan memahami makna dari setiap ayat yang dibaca,” ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali tersebut menegaskan bahwa di era disrupsi informasi, kemampuan membaca dan menulis Alquran harus diiringi dengan pemahaman konteks. Pemahaman tersebut dinilai sebagai benteng moral yang krusial dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, terutama di tengah perkembangan teknologi yang sangat masif.
“Hal ini sangat penting karena adik-adik hidup di zaman teknologi dan informasi yang berkembang cepat. Tentu ini harus dibentengi dengan nilai-nilai Alquran. Jika tidak, ini akan sangat berbahaya bagi perkembangan karakter mereka,” tegas wali kota termuda di Kediri tersebut.
Dalam kesempatan itu, Mbak Wali memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran guru dan panitia yang telah konsisten menginisiasi program literasi ini. Beliau berharap kegiatan ini menjadi pemantik motivasi bagi para siswa agar lebih akrab dengan Alquran, terlebih dalam suasana bulan suci Ramadan.
“Setelah acara ini, adik-adik harus lebih semangat membaca dan memahami makna ayat-ayat Alquran. Di sela-sela kesibukan, sempatkanlah untuk membaca Alquran, apalagi di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Handoko, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja guru pendidikan agama Islam se-Kota Kediri yang telah berjalan secara rutin. Program ini bertujuan menciptakan ekosistem pendidikan yang religius dan berakhlak mulia.
Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan literasi massal ini mencapai ribuan siswa, yang terdiri dari 604 perwakilan siswa SD negeri/swasta, 604 siswa SMP, serta seluruh siswa beragama Islam di SMPN 2 Kota Kediri yang berjumlah 1.039 siswa.(*)











