• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result

Ekonomi >

OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Awal 2026

RedaksibyRedaksi
4 Maret 2026
OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Awal 2026

Baca Juga

OJK Tetapkan 3 Kebijakan Prioritas 2026 untuk Perkuat Ketahanan Sektor Jasa Keuangan Nasional

OJK Percepat Reformasi Pasar Modal Lewat Delapan Rencana Aksi, Free Float Emiten Dinaikkan hingga 15 Persen

OJK Tunjuk Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner, Jamin Keberlanjutan Pengawasan Sektor Keuangan

ADAKITANEWS, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap dalam kondisi terjaga, meskipun dinamika perekonomian global dan domestik dihadapkan pada sejumlah tantangan di awal tahun 2026. Penilaian tersebut disampaikan dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan yang dilaksanakan pada 25 Februari 2026.

Berdasarkan siaran pers hasil RDK yang dirilis pada Selasa (3/3/2026), OJK memandang kinerja ekonomi global secara umum masih menunjukkan tren positif, didorong oleh penguatan sektor manufaktur dan pulihnya kepercayaan konsumen. Meski demikian, OJK mewaspadai peningkatan tensi geopolitik serta fragmentasi geoekonomi, khususnya di kawasan Timur Tengah dan perubahan kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS), yang berpotensi memicu volatilitas pasar keuangan global.

Kondisi ekonomi AS pada kuartal IV/2025 tercatat tumbuh 1,4 persen secara kuartalan (qtq), angka ini berada di bawah ekspektasi pasar yang sebelumnya diprediksi mencapai 2,5 persen. Perlambatan tersebut dipicu oleh fenomena government shutdown dan penurunan konsumsi, walaupun sektor tenaga kerja masih cukup solid. Tekanan inflasi yang kembali merangkak naik memicu ekspektasi bahwa kebijakan suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama (higher for longer).

Di sisi lain, perekonomian Tiongkok terpantau masih bergulat dengan lemahnya permintaan domestik akibat krisis sektor properti yang belum usai, meskipun performa sektor eksternal mereka tetap mencatatkan surplus.

Meninjau kondisi domestik, ekonomi Indonesia menunjukkan performa tangguh dengan pertumbuhan sebesar 5,39 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal IV/2025. Secara akumulatif, pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2025 mencapai 5,11 persen. Meskipun inflasi headline mengalami kenaikan tipis akibat efek basis rendah tahun sebelumnya, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tetap berada pada zona optimistis dan aktivitas manufaktur masih terus berekspansi di awal 2026.

Pada pasar keuangan dalam negeri, tekanan di pasar modal mulai mereda sepanjang Februari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 27 Februari 2026 ditutup pada level 8.235,49, atau terkoreksi sebesar 1,13 persen dari posisi sebelumnya. OJK menilai fluktuasi ini masih dalam batas kewajaran mengingat kondisi volatilitas global yang dinamis.

OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkokoh ketahanan serta integritas sektor jasa keuangan demi menyokong stabilitas sistem keuangan nasional. Pengawasan yang ketat dan kebijakan yang responsif akan terus dilakukan guna memastikan sektor jasa keuangan siap menghadapi tantangan global maupun domestik sepanjang tahun 2026.(*)

Tags: Ekonomi GlobalEkonomi NasionalIHSGOJKPasar KeuanganRDK OJKSektor Jasa KeuanganStabilitas Ekonomi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Puasa sebagai Perisai Diri

Puasa sebagai Perisai Diri

26 Februari 2026
Syahdu di Tengah Guyuran Hujan, Tadarus Puisi FDJT Warnai Malam ke-10 Ramadan di Ponpes Al Hamdaniyah

Syahdu di Tengah Guyuran Hujan, Tadarus Puisi FDJT Warnai Malam ke-10 Ramadan di Ponpes Al Hamdaniyah

1 Maret 2026
Ramadan Hepi: DPD Golkar Kabupaten Kediri Gelar Buka Puasa Bersama Ratusan Warga

Ramadan Hepi: DPD Golkar Kabupaten Kediri Gelar Buka Puasa Bersama Ratusan Warga

20 Februari 2026
BRI Jombang Salurkan 1.500 Paket Sembako Ramadan untuk Warga Denanyar

BRI Jombang Salurkan 1.500 Paket Sembako Ramadan untuk Warga Denanyar

3 Maret 2026
Reses Cak Hadi di Kediri, Penggiat UMKM dan Disabilitas Soroti Modal dan Promosi Usaha

Reses Cak Hadi di Kediri, Penggiat UMKM dan Disabilitas Soroti Modal dan Promosi Usaha

10 Februari 2026

Untuk Anda

Wali Kota Kediri Perpanjang Jam Layanan Puskesmas, Tingkatkan Akses Kesehatan Masyarakat
Kesehatan

Wali Kota Kediri Perpanjang Jam Layanan Puskesmas, Tingkatkan Akses Kesehatan Masyarakat

18 Desember 2025
KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket KA Tambahan Lebaran 2026: Tersedia 10 Perjalanan Baru
Nasional

KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket KA Tambahan Lebaran 2026: Tersedia 10 Perjalanan Baru

16 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Citra Rahayu - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Citra Rahayu - ©2026