ADAKITANEWS, Kediri – Penantian panjang warga Dusun Templek, Kabupaten Kediri, untuk mendapatkan sumber air bersih yang layak akhirnya membuahkan hasil. Sumur bor yang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 mulai mengeluarkan air jernih setelah proses pengeboran mencapai kedalaman sekitar 100 meter pada Senin (2/3/2026).
Pembangunan fasilitas air bersih ini merupakan bagian dari sasaran fisik utama hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan Kodim 0809/Kediri. Program ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan akses air bersih yang selama ini menjadi kendala bagi produktivitas dan kesehatan warga setempat.
Kepala Dusun Templek, Asik, menceritakan bahwa lokasi sumur bor tersebut sebelumnya adalah sumur tua peninggalan tokoh masyarakat terdahulu, Mbah Wo, yang sudah puluhan tahun terbengkalai. Karena lama tidak dirawat, area sekitar sumur sempat berubah menjadi lahan rimbun dan bahkan menjadi tempat pembuangan sampah.
“Dulu ini sumur tua peninggalan Mbah Wo. Sudah lama tidak dipakai, tempatnya juga rimbun dan bahkan sempat dijadikan tempat pembuangan sampah,” ungkap Asik di lokasi proyek.
Ia menambahkan, sumur lama tersebut hanya memiliki kedalaman dangkal sekitar 6 hingga 8 meter. Selain debitnya yang terbatas, kualitas airnya pun buruk karena sering keruh dan berbau akibat rembesan sanitasi rumah tangga serta timbunan sampah di sekitarnya.
Namun, melalui intervensi teknologi bor dari Satgas TMMD, kedalaman sumur ditingkatkan drastis hingga tembus ke lapisan akuifer di kedalaman 100 meter. Hasilnya, air yang mengalir kini jauh lebih jernih dan segar. Saat ini, progres fisik pengerjaan fasilitas pendukung sumur bor tersebut diperkirakan telah mencapai 70 hingga 75 persen.
Keberhasilan ini disambut sukacita oleh warga. Very Anggun, salah seorang penduduk lokal, mengaku sangat bersyukur melihat air mulai memancar dari pipa pengeboran.
“Airnya sekarang terlihat jernih. Semoga bisa membantu kebutuhan warga sehari-hari,” ujarnya dengan nada penuh harap.
Penyediaan sarana air bersih melalui TMMD ke-127 ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi menjadi aset berkelanjutan yang dikelola secara komunal oleh warga Dusun Templek. Dengan tersedianya air bersih yang melimpah, kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat perdesaan di Kabupaten Kediri diharapkan dapat meningkat secara signifikan.(*)













