ADAKITANEWS, Kediri – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri melalui Komisi I memberikan catatan terhadap satu tahun masa jabatan Bupati Hanindhito Himawan Pramana pada periode kedua. Meski memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai terobosan dalam sektor pelayanan publik, pihak legislatif mengingatkan adanya tantangan besar yang belum tuntas, terutama pada pembenahan infrastruktur jalan.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kediri dari Fraksi Partai Golkar, Subagyo, mengungkapkan pandangannya terkait progres pembangunan daerah pada Minggu (22/2/2026). Ia menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri telah berhasil melakukan lompatan signifikan dalam mempermudah akses birokrasi bagi masyarakat luas.
Subagyo secara khusus memuji inovasi di bidang administrasi kependudukan (adminduk). Saat ini, pengurusan dokumen tidak lagi menumpuk di tingkat kecamatan, melainkan sudah terdistribusi hingga ke kantor-kantor desa dengan durasi penyelesaian yang jauh lebih singkat.
“Inovasi pelayanan kependudukan ini sangat layak diapresiasi. Warga cukup datang ke desa masing-masing dan dokumen bisa selesai dalam sehari. Transformasi ini sangat meringankan beban masyarakat,” tutur Subagyo.
Selain kemudahan di desa, keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) juga dinilai sebagai langkah taktis pemerintah daerah dalam menyatukan berbagai jenis layanan perizinan. Subagyo memandang MPP adalah jembatan penting bagi warga yang belum sepenuhnya terbiasa dengan sistem digital. Melalui pendampingan langsung di MPP, seluruh lapisan masyarakat dapat terlayani dengan standar yang lebih profesional.
Namun, di balik keberhasilan tersebut, Subagyo memberikan catatan kritis terkait kondisi infrastruktur dasar. Ia menyoroti masih banyaknya kerusakan pada ruas jalan kelas satu di sejumlah titik yang memerlukan penanganan mendesak dari dinas terkait.
“Pemerataan kualitas jalan, khususnya untuk kategori jalan kelas satu, masih menjadi pekerjaan rumah yang serius. Kami masih menemukan banyak titik kerusakan yang mengganggu kenyamanan serta keamanan berkendara warga,” tegasnya.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan Mas Dhito, Subagyo berharap Pemkab Kediri mampu menyelaraskan antara kecanggihan inovasi layanan publik dengan percepatan perbaikan fisik jalan. Baginya, kondisi jalan yang mantap adalah urat nadi utama dalam menggerakkan roda ekonomi dan mobilitas sosial masyarakat Kediri.
Masukan dari Komisi I ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi eksekutif untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam menyeimbangkan alokasi sumber daya antara pelayanan administratif dan pembangunan infrastruktur di seluruh penjuru Kabupaten Kediri.(*)











