ADAKITANEWS, Jombang – Langkah tegas diambil Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Kepolisian Resor (Polres) Jombang dalam memberantas penyakit masyarakat. Ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek dimusnahkan di Lapangan Polres Jombang pada Rabu (18/2), sebagai bagian dari Operasi Cipta Kondisi menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Agenda pemusnahan ini dihadiri langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., bersama jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, serta tokoh agama kondang KH Nur Hadi atau yang akrab disapa Mbah Bolong. Kehadiran para tokoh ini mempertegas sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam arahannya, Bupati Warsubi memberikan apresiasi tinggi kepada Polres Jombang yang konsisten menekan peredaran miras. Ia menegaskan bahwa miras merupakan akar dari berbagai tindakan kriminal yang mengganggu ketenangan warga.
“Pemusnahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata komitmen kita melindungi warga dari pengaruh buruk alkohol. Target kita adalah Jombang ‘Zero Miras’ dan bebas narkoba, sehingga umat muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan penuh kekhusyukan,” tutur Warsubi.
Di lokasi yang sama, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan memaparkan data keberhasilan operasi tersebut. Sepanjang tahun 2025, pihak kepolisian telah menyita 31.069 botol miras. Sementara itu, pada periode Januari-Februari 2026, terdapat 2.739 botol yang berhasil diproses.
Adapun total barang bukti yang dieksekusi dalam kegiatan kali ini mencapai 7.310 botol miras dan 14 jerigen tuak.
“Secara statistik ada tren penurunan dibandingkan periode tahun lalu. Ini indikasi positif bahwa peredaran miras di Jombang mulai terkendali. Namun, kami tidak akan kendor untuk terus merazia demi memastikan Jombang tetap aman dari kejahatan yang dipicu oleh miras,” tegas AKBP Ardi.
Prosesi pemusnahan diawali dengan penandatanganan berita acara dan doa bersama yang dipimpin oleh Mbah Bolong. Sebagai simbol perlawanan terhadap miras, jajaran pimpinan daerah melemparkan botol ke arah alat berat sebelum akhirnya ribuan botol tersebut digilas menggunakan road roller hingga hancur.
Melalui aksi ini, Pemkab dan Polres Jombang mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama para pemuda, untuk aktif berperan dalam memberikan edukasi mengenai bahaya miras bagi masa depan bangsa.(*)












