ADAKITANEWS, Kediri – Aroma masakan menggugah selera memenuhi rumah Kepala Dusun Gadungan Barat, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Jumat (13/2/2026). Di tempat ini, sejumlah ibu rumah tangga antusias mengikuti pelatihan tata boga yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Kediri sebagai bagian dari sasaran nonfisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0809/Kediri.
Pelatihan ini bukan sekadar kursus memasak biasa. Dengan menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Disnaker, para peserta diajarkan cara mengolah bahan pangan lokal menjadi menu “bintang lima” yang kaya gizi untuk mencegah stunting. Menu yang diperkenalkan antara lain sate maranggi daging tuna, dimsum ayam, sate lilit sambal matah, hingga sushi berbahan udang.
“Menu ini disusun agar mudah diterapkan di rumah, bergizi tinggi, namun tetap menarik bagi anak-anak agar nafsu makan mereka meningkat,” ujar Muhammad Ilham, chef pendamping dari tim LPK Disnaker.
Endang Purwaningsih, salah satu kader Posyandu asal Dusun Templek, mengaku mendapatkan wawasan baru. Baginya, pelatihan ini menyadarkan bahwa pencegahan stunting tidak melulu soal biaya mahal, melainkan kreativitas dalam mengolah gizi seimbang. “Awalnya terasa asing, tapi lama-lama menarik karena menu-menunya memang ditujukan untuk kesehatan anak dan keluarga,” tuturnya.
Menariknya, pelatihan ini juga memicu terbentuknya ekosistem ekonomi baru. Para peserta kini memiliki grup komunikasi aktif yang menjadi wadah berbagi resep hingga informasi peluang usaha katering rumahan. Hal ini membuktikan bahwa edukasi gizi dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi keluarga.
Program TMMD ke-127 di Desa Gadungan kembali menegaskan bahwa pembangunan manusia dimulai dari hal paling mendasar: kesehatan di meja makan. Dengan keterampilan baru ini, ibu-ibu di Desa Gadungan kini menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi masa depan yang sehat, mandiri, dan bebas stunting.(*)












