ADAKITANEWS, Kediri – Semangat kebersamaan dan pembinaan karakter generasi muda mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0809/Kediri. Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan berkumpul di Lapangan Sumberbahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, untuk mengikuti pembukaan perkemahan Pramuka, Rabu (11/2/2026).
Upacara pembukaan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dipimpin oleh Komandan Kompi Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD, Lettu Inf Sunarno. Agenda ini dihadiri oleh jajaran lintas matra TNI (AD, AL, AU), Polri, pemerintah kecamatan, serta tokoh-tokoh pendidikan di wilayah Puncu.
Suasana lapangan mendadak riuh dan semarak sesaat setelah upacara usai. Peserta Pramuka dari MTs Negeri 6 Kediri menampilkan yel-yel penuh energi, yang kemudian disusul oleh pertunjukan seni memukau dari Pramuka SMA Negeri 1 Puncu. Penampilan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian perkemahan yang akan berlangsung selama dua hari.
Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Puncu, Mulyanto, menyebutkan bahwa sebanyak 120 peserta dari delapan sekolah terlibat dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari lima sekolah negeri, dua sekolah swasta tingkat MI, serta satu MTs negeri.
“Perkemahan ini hanya dua hari, namun tujuannya sangat mendalam. Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman langsung, belajar disiplin, kerja sama, dan rasa kebangsaan melalui kegiatan lapangan yang terintegrasi dengan program TNI,” tutur Mulyanto.
Senada dengan hal tersebut, Lettu Inf Sunarno menegaskan bahwa keterlibatan Pramuka merupakan sasaran nonfisik yang krusial dalam TMMD. Menurutnya, pembangunan infrastruktur desa harus berjalan beriringan dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
“TMMD tidak hanya membangun jalan atau gedung, tetapi juga membangun karakter masyarakat. Melalui kegiatan Pramuka ini, kami ingin menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan disiplin sejak dini kepada para pelajar,” tegas Sunarno.
Melalui integrasi program ini, TNI berharap para pelajar tidak hanya menjadi saksi pembangunan di desa mereka, tetapi juga mewarisi semangat cinta tanah air dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Perkemahan ini dijadwalkan akan ditutup pada Kamis (12/2/2026) sore setelah melewati berbagai agenda pembinaan mental dan fisik.(*)












