ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) kembali menggelar Program Safari Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan reproduksi sekaligus memperkuat kualitas keluarga. Kegiatan tersebut dilaksanakan di RSUD Kilisuci, Rabu (4/2/2026).
Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, dr. M. Fajri Mubasysyr, menjelaskan bahwa Program Safari KB tahun ini direncanakan berlangsung di tiga kecamatan. Untuk wilayah Kecamatan Mojoroto, kegiatan dipusatkan di RSUD Kilisuci dengan sasaran awal sekitar 30 pasangan usia subur.
“Program Safari KB dilaksanakan di tiga kecamatan. Untuk Kecamatan Mojoroto dipusatkan di RSUD Kilisuci dengan sasaran 32 pasangan usia subur. Layanan yang diberikan hari ini meliputi lepas-pasang implan dan lepas-pasang IUD,” ujarnya.
Namun, antusiasme masyarakat di wilayah Mojoroto tercatat melebihi target yang telah ditetapkan. Jumlah peserta yang mengikuti program ini mencapai 42 orang. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kesadaran dan partisipasi warga Kota Kediri dalam mendukung program pengendalian penduduk.
Lebih lanjut, Fajri menyampaikan bahwa pelaksanaan Safari KB juga akan digelar di wilayah Kecamatan Kota yang dipusatkan di Rumah Sakit DKT, serta Kecamatan Pesantren yang direncanakan berlangsung di Puskesmas Pesantren II.
Menurutnya, Safari KB memiliki peran strategis dalam membantu pengendalian angka kelahiran sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting. Berdasarkan data pengendalian penduduk, jumlah penduduk Kota Kediri saat ini dinilai relatif stabil.
“Melalui program ini, kami ingin meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang mengalami keterbatasan akses, karena seluruh layanan diberikan secara gratis,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, DP3AP2KB melibatkan peran aktif penyuluh dan kader KB Bangga Kencana, serta kader di tingkat kelurahan. Pendekatan ini dinilai efektif karena para kader lebih dekat dengan masyarakat, sehingga informasi dan layanan dapat tersampaikan secara langsung dan merata.
Ke depan, DP3AP2KB berharap partisipasi masyarakat dalam program Safari KB terus meningkat. Dengan keterlibatan aktif warga, diharapkan program ini mampu membantu Pemerintah Kota Kediri dalam mengintervensi angka stunting serta mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Salah satu peserta, Rima, 28, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menilai layanan yang diberikan mudah diakses dan berkualitas.
“Pelayanannya sangat baik, gratis, dan didampingi kader sampai selesai,” tuturnya.
Rima juga berharap Program Safari KB dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya secara mudah, aman, dan tanpa biaya.(*)










