• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Gempa Pacitan, 11 Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun Berhenti Luar Biasa

RedaksibyRedaksi
27 Januari 2026
Gempa Pacitan, 11 Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun Berhenti Luar Biasa

Baca Juga

Volume Penumpang Daop 7 Madiun Tembus 356 Ribu Orang, Kepercayaan Masyarakat Meningkat 107 Persen

Dua Insiden Kereta Api Tertemper OTK dan Motor di Daop 7 Madiun, KAI Ingatkan Kedisiplinan Jalur Rel

H-2 Lebaran, Penumpang Datang di Daop 7 Madiun Tembus 100 Ribu Orang

ADAKITANEWS, Kediri – Sebanyak 11 perjalanan kereta api yang melintas di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengalami berhenti luar biasa menyusul terjadinya gempa bumi magnitudo 5.5 yang berpusat di 8.14 LS, 111.33 BT atau sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 105 kilometer, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 08.21 WIB.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa penghentian seluruh perjalanan kereta api tersebut merupakan bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan setiap kali terjadi gempa yang terasa di wilayah operasional.

“Sesuai SOP kami, bila terjadi gempa, semua KA berhenti untuk menunggu pemeriksaan jalur. Jalur harus dipastikan aman sebelum kembali dilewati kereta api,” terang Tohari, Selasa pagi.

Ia menjelaskan, ketika gempa dirasakan, pengendali perjalanan kereta api langsung memberikan instruksi melalui radio lokomotif terpusat agar seluruh kereta yang sedang melintas di wilayah Daop 7 Madiun berhenti secara serentak di stasiun terdekat maupun di petak jalan.

Setelah seluruh kereta berhenti, KAI segera menurunkan petugas Unit Jalan dan Jembatan (JJ) untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh pada lintasan rel, jembatan, serta fasilitas penunjang guna memastikan tidak ada kerusakan yang dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Adapun 11 kereta api yang sempat berhenti luar biasa tersebut meliputi KA Madiun Jaya (KA 143B) relasi Madiun–Pasar Senen yang berhenti di Stasiun Walikukun, KA Kahuripan (KA 274) relasi Kiaracondong–Blitar berhenti di Stasiun Walikukun, KA BIAS (KA 576A) relasi Adi Soemarmo–Madiun berhenti di Stasiun Madiun, serta KA Bangunkarta (KA 161) relasi Jombang–Pasar Senen yang juga berhenti di Stasiun Madiun.

Selain itu, KA Gaya Baru Malam Selatan (KA 89) relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen berhenti di petak jalan Stasiun Saradan–Caruban, KA Sancaka (KA 84B) relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng berhenti di petak Stasiun Ngawi–Geneng, KA Singasari (KA 150) relasi Pasar Senen–Blitar berhenti di petak Magetan–Madiun, KA Sancaka (KA 81B) relasi Surabaya Gubeng–Yogyakarta berhenti di Stasiun Nganjuk, KA Malabar (KA 69) relasi Malang–Bandung berhenti di Stasiun Papar, KA Parcel Tengah (KA 302) berhenti di petak Sukomoro–Baron, serta KA Commuter Line Dhoho (KA 402) berhenti di Stasiun Ngujang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan jalur dinyatakan aman untuk dilintasi, pada pukul 08.49 WIB seluruh KA kembali berjalan normal sesuai grafik perjalanan,” imbuh Tohari.

Ia menegaskan bahwa KAI senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan. Menurutnya, setiap potensi bahaya sekecil apa pun harus diminimalisir agar keselamatan penumpang dan petugas kereta api tetap terjaga, khususnya saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi.(*)

Tags: Bencana AlamBerita KAIGempa BumiGempa Jawa TimurGempa PacitanJalur Kereta ApiJawa TimurKAIKAI Daop 7 MadiunKedirikereta apiKereta Api Berhentikeselamatan perkeretaapianMadiunPacitanSOP KAITransportasi Kereta Api

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Potret Kampung Onggoboyo: Menanti Terang di Balik Rimbun Kebun Kaki Gunung Kelud

Potret Kampung Onggoboyo: Menanti Terang di Balik Rimbun Kebun Kaki Gunung Kelud

16 Maret 2026

Hadirkan Senyum Jelang Lebaran, DPD Golkar Kabupaten Kediri Ajak Anak Kurang Mampu Belanja Baju Baru

19 Maret 2026
Akhiri Program “Ramadan Happy”, Golkar Kabupaten Kediri Santuni Ratusan Anak Yatim

Akhiri Program “Ramadan Happy”, Golkar Kabupaten Kediri Santuni Ratusan Anak Yatim

14 Maret 2026
Sokong Langkah Efisiensi, Sekjen Golkar Sebut Kader di Kabinet dan DPR Siap Potong Gaji

Sokong Langkah Efisiensi, Sekjen Golkar Sebut Kader di Kabinet dan DPR Siap Potong Gaji

17 Maret 2026
Cak Hadi Dukung Efisiensi Anggaran, Siap Ikuti Instruksi Presiden Hadapi Ketidakpastian Global

Cak Hadi Dukung Efisiensi Anggaran, Siap Ikuti Instruksi Presiden Hadapi Ketidakpastian Global

18 Maret 2026

Untuk Anda

Nasional

Sinkronkan Anggaran dan Program 2026, Disdikbud Jombang Tekankan Pendekatan Humanis Kepala Sekolah

29 Januari 2026
Perkuat Ketahanan Sosial, Satgas TMMD ke-127 Kediri Gelar Penyuluhan Hukum di Desa Gadungan
Hukum & Kriminal

Perkuat Ketahanan Sosial, Satgas TMMD ke-127 Kediri Gelar Penyuluhan Hukum di Desa Gadungan

24 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026