• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Budaya

Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Senior Raih Trofi Abyakta pada HPN 2026

RedaksibyRedaksi
13 Januari 2026
Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Senior Raih Trofi Abyakta pada HPN 2026

Kegiatan Presentasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat.(ist)

Baca Juga

Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART Lebih Cepat dari Target

Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Kabar Duka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

ADAKITANEWS, Surabaya – Sebanyak tiga wali kota dan tujuh bupati dinyatakan berhasil mempertahankan proposal kebudayaan mereka di hadapan Dewan Juri Anugerah Kebudayaan (AK) PWI Pusat, Jumat (9/1/2026). Keberhasilan tersebut memastikan para kepala daerah itu berhak menerima Trofi Abyakta pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Banten, Senin (9/2/2026).

Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, menjelaskan bahwa seluruh peserta mampu mempresentasikan gagasan dan program kebudayaan yang dinilai berdampak nyata bagi masyarakat. Meski demikian, tiga kepala daerah mengikuti sesi presentasi secara daring karena alasan khusus, mulai dari kedukaan keluarga, penanganan bencana alam di Sumatra, hingga agenda adat di daerah masing-masing.

“Mereka berhak menerima Trofi Abyakta pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Banten, 9 Februari 2026 mendatang,” tutur Yusuf.

Selain kategori kepala daerah, AK PWI Pusat 2026 juga menghadirkan satu kategori baru, yakni wartawan bersama komunitasnya. Pada kategori ini, dewan juri menetapkan tiga wartawan senior sebagai penerima Trofi Abyakta, yakni Rahmi Hidayati (mantan wartawan Bisnis Indonesia) bersama komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI), Seno Joko Suyono (mantan wartawan Tempo) dengan Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF), serta Nenri Nurcahyo (mantan wartawan Surabaya Post) bersama komunitas Panji.

Yusuf menambahkan, penambahan kategori wartawan dengan komunitas ini menjadi babak baru dalam perjalanan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. Sebelumnya, penghargaan ini hanya diberikan kepada kepala daerah dan telah berlangsung sejak HPN 2016 di Lombok, NTB, kemudian berlanjut pada HPN 2020 di Banjarmasin, HPN 2021 di Ancol Jakarta, HPN 2022 di Kendari, serta HPN 2023 di Medan.

Dalam pemaparannya, para kepala daerah mengangkat tema yang beragam, mulai dari kota kreatif hingga penguatan budaya di wilayah timur Indonesia. Wali Kota Malang, Jawa Timur, Wahyu Hidayat, menampilkan Malang sebagai kota kreatif yang sejajar dengan 59 kota dunia versi UNESCO. Bupati Temanggung, Jawa Tengah, Agus Setyawan, mengangkat kiprah kesenian Kuda Lumping Temanggung yang diarahkan menembus kancah internasional.

Wali Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, H. Mohan Roliskana, menampilkan landmark Gerbang Sangkareang sebagai inspirasi baru kota. Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur, H. Andi Harun, mempresentasikan penguatan sarung tenun dari wastra lokal menuju pusaka nasional. Sementara itu, Bupati Manggarai, NTT, Heribertus Geradus Laju Nabit, mengusung program revitalisasi Mbaru Gendang (rumah adat) berbasis gotong royong pemerintah dan masyarakat.

Dari Jawa Tengah, Bupati Blora, H. Arief Rohman, mengangkat aktualisasi ajaran Samin sebagai spirit pembangunan berkelanjutan. Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menampilkan tarian tradisi Cangget Bakha sebagai ruang pertemuan budaya generasi muda. Bupati Labuhanbatu, Sumatra Utara, Hj. Maya Hasmita, mengusung Gema Sahabat (Gerakan Empati Masyarakat) untuk penguatan karakter sejak dini. Bupati Padang Pariaman, Sumatra Barat, H. John Kenedy Azis, menampilkan revitalisasi tradisi religius Maulik Gadang. Sedangkan dari Papua Barat, Bupati Manokwari, Hermus Indou, menjadikan Festival Teluk Doreh sebagai wahana penguatan harmoni sosial dan toleransi.

Anugerah Kebudayaan PWI Pusat diharapkan terus menjadi ruang apresiasi sekaligus inspirasi bagi kepala daerah, insan pers, dan komunitas budaya dalam menjaga serta mengembangkan kebudayaan Indonesia di tengah arus modernisasi.(*)

Tags: ADAKITAADAKITANEWSAjaran SaminAnugerah Kebudayaan PWIApresiasi BudayaBorobudur Writers and Cultural FestivalBudaya IndonesiaBupatiFestival Teluk DorehGema SahabatGerbang SangkareangHari Pers Nasional 2026HPN 2026Kebudayaan NusantaraKepala DaerahKesenian Kuda LumpingKomunitas BudayaKomunitas PanjiKota KreatifMaulik GadangMbaru GendangModernisasi dan TradisiPerempuan Berkebaya IndonesiaPWI PusatSarung TenunSurabayaTarian Cangget BakhaTrofi AbyaktaWali KotaWartawan Senior

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Perkuat Konsolidasi, DPD Golkar Kabupaten Kediri Resmi Tetapkan Ketua PK Baru Hasil Muscam

Perkuat Konsolidasi, DPD Golkar Kabupaten Kediri Resmi Tetapkan Ketua PK Baru Hasil Muscam

1 Mei 2026
Peringati Hari Posyandu Nasional, Mbak Wali Tinjau Implementasi Posyandu 6 SPM di Burengan

Peringati Hari Posyandu Nasional, Mbak Wali Tinjau Implementasi Posyandu 6 SPM di Burengan

29 April 2026
Matangkan Konsep Sport Tourism, Pemkot dan KONI Kediri Bidik Tuan Rumah Porprov Jatim 2029

Matangkan Konsep Sport Tourism, Pemkot dan KONI Kediri Bidik Tuan Rumah Porprov Jatim 2029

1 Mei 2026
Menatap Laga Kandang, Persik Kediri Siap Tempur Hadapi Borneo FC di Stadion Brawijaya

Menatap Laga Kandang, Persik Kediri Siap Tempur Hadapi Borneo FC di Stadion Brawijaya

28 April 2026
Kalah Tipis dari Borneo FC di Kandang, Persik Kediri Gagal Konversi Dominasi Menjadi Gol

Kalah Tipis dari Borneo FC di Kandang, Persik Kediri Gagal Konversi Dominasi Menjadi Gol

29 April 2026

Untuk Anda

Cegah Truk Tronton Melintas, KAI Daop 7 Madiun Pasang Patok Pembatas di Perlintasan Jati Pelem Jombang
Nasional

Cegah Truk Tronton Melintas, KAI Daop 7 Madiun Pasang Patok Pembatas di Perlintasan Jati Pelem Jombang

19 Maret 2026
LDII Kota Kediri Hadiri Pisah Sambut Kajari
Hukum & Kriminal

LDII Kota Kediri Hadiri Pisah Sambut Kajari

9 Januari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026