ADAKITANEWS, Blitar – Stasiun BMKG Meteorologi Dhoho Kediri mengimbau masyarakat di Kota Blitar dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pesisir pantai selatan. Kemunculan fenomena siklon tropis di perairan Filipina berpotensi memicu lonjakan kecepatan angin hingga gelombang laut tinggi.
Prakirawan Stasiun BMKG Meteorologi Dhoho Kediri, Ringga Tri Gusti, mengonfirmasi bahwa fenomena cuaca tersebut berpotensi mengerek ketinggian gelombang laut mencapai 2,5 hingga 3 meter.
Selain gelombang tinggi, dampak tidak langsung yang dirasakan kawasan pesisir adalah kenaikan kecepatan angin hingga 20 knot (sekitar 37 km/jam).
“Kecepatan angin cenderung meningkat karena arah angin mengarah ke sana akibat tekanan udara pada pusat siklon tropis yang sangat rendah. Hal ini memengaruhi peningkatan kecepatan angin secara signifikan,” terang Ringga, Jumat (23/10/2026).
Ringga mengingatkan para wisatawan, nelayan, serta warga lokal untuk ekstra hati-hati dalam kurun dua hingga tiga hari ke depan. Pasalnya, pergerakan angin di kawasan pantai selatan dapat berubah mendadak menjadi kencang.
Perubahan dinamika atmosfer ini juga memicu pembentukan awan hujan konvektif dengan intensitas sedang di wilayah sekitarnya.
Meski demikian, pembaruan pemantauan radar BMKG terkini menunjukkan badai siklon tropis tersebut sudah mulai bergerak perlahan menjauhi perairan Filipina.
“Secara umum, siklon tropis terbentuk ketika udara hangat dan lembap dari permukaan laut naik ke atmosfer, mengalami pendinginan, dan membentuk awan hujan. Proses ini menurunkan tekanan udara permukaan sehingga menarik massa udara sekitarnya menuju pusat tekanan rendah,” jelasnya.
Meskipun laju siklon mulai melandai, BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan potensi bahaya cuaca di pesisir.
Langkah kewaspadaan yang diimbau BMKG agar nelayan dan pengelola wisatam emperhatikan secara berkala update ketinggian gelombang sebelum melaut atau membuka aktivitas wisata air. masyarakat pesisir diharapkan mewaspadai potensi tiupan angin kencang mendadak yang sanggup merubuhkan struktur ringan atau memicu pohon tumbang. Selanjutnya pantau informasi resmi dengan mengakses secara berkala perkembangan cuaca terkini melalui saluran resmi BMKG.











