ADAKITANEWS, Kediri – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA di Jawa Timur resmi memasuki tahap pendaftaran jalur domisili pada Kamis (11/6/2026). Proses seleksi ini tidak hanya menyita perhatian para lulusan SMP, tetapi juga membuat para orang tua aktif memantau perkembangan peringkat anak mereka di sekolah tujuan.
Salah satu orang tua calon peserta didik, Indriyani, mengaku rutin memeriksa posisi peringkat anaknya pada daftar sementara penerimaan siswa baru di SMAN 3 Kota Kediri. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan peluang anaknya tetap berada dalam kuota penerimaan sekolah yang dituju.
“Ini menyempatkan memantau peringkat siswa. Jadi sewaktu-waktu ada perubahan bisa segera tahu,” ujar Indriyani.
Perempuan yang berprofesi sebagai guru di salah satu SMP negeri di Kabupaten Kediri itu mengakui proses seleksi yang berlangsung secara dinamis membuat dirinya terus mengikuti perkembangan data pendaftaran.
“Deg-degan juga karena daftarnya dinamis, terus ada perubahan,” tambahnya.
Pelaksanaan SPMB SMA di Jawa Timur diawali dengan tahapan pengambilan PIN dan verifikasi data yang berlangsung mulai Rabu (28/5/2026) hingga Selasa (9/6/2026). PIN menjadi syarat utama bagi calon murid untuk dapat mengikuti proses pendaftaran.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 287.118 calon murid telah berhasil memperoleh PIN dan berhak mengikuti tahapan seleksi penerimaan siswa baru tahun ini.
Setelah proses verifikasi selesai, SPMB memasuki tahap pendaftaran jalur domisili yang dibuka selama dua hari, yakni Kamis (11/6/2026) hingga Jumat (12/6/2026). Jalur domisili menjadi tahapan pertama dalam pelaksanaan SPMB 2026 untuk jenjang SMA di Jawa Timur.
With sistem seleksi yang memperbarui peringkat secara berkala, para calon murid dan orang tua diharapkan terus memantau perkembangan hasil sementara agar dapat mengetahui peluang penerimaan di sekolah tujuan.(*)











