ADAKITANEWS, Kediri – Kreativitas anak muda dalam mencari peluang usaha memang tak ada habisnya. Benda yang awalnya hanya berfungsi sebagai alat bantu keselamatan lalu lintas di tikungan jalan, kini justru berubah menjadi properti foto estetik yang diminati banyak orang.
Adalah convex mirror atau kaca cembung yang biasa terpasang di persimpangan jalan. Di tangan generasi muda, benda tersebut kini menjadi alat swafoto unik yang mulai ramai disewakan untuk berbagai kebutuhan foto.
Tren itu dimanfaatkan oleh Aidah Ilmi, 24. Perempuan muda asal Kediri itu melihat peluang usaha setelah sering menemukan unggahan foto menggunakan convex mirror di media sosial.
“Di media sosial sudah banyak anak-anak muda terutama Gen Z mengunggah hasil swafoto menggunakan alat itu. Hasilnya unik dan banyak yang berminat ingin mencobanya. Dari situ ide muncul, saya membeli dan sewakan,” katanya, Minggu (17/5/2026).
Pantulan melengkung dari kaca cembung memang menghasilkan efek visual berbeda dibanding foto biasa. Wajah dan latar belakang tampak lebih artistik dengan sudut pandang luas, sehingga cocok digunakan untuk foto bersama pasangan maupun sahabat.
Aidah kemudian mencoba menawarkan jasa penyewaan convex mirror saat kegiatan Car Free Day (CFD). Tak disangka, respons masyarakat cukup tinggi.
Dengan tarif Rp5 ribu, penyewa bebas menggunakan properti tersebut untuk berswafoto sepuasnya. Menurut Aidah, saat CFD jumlah penyewa bisa mencapai belasan orang dalam satu pagi.
“Kalau car free day biasanya tembus belasan yang menyewa jasa ini,” ucapnya.
Tak hanya di CFD, permintaan penyewaan juga mulai datang untuk acara-acara besar seperti wisuda, pesta pernikahan, hingga kegiatan komunitas. Banyak orang tertarik karena hasil foto yang dihasilkan terlihat unik dan berbeda dari konsep fotografi pada umumnya.
Untuk kebutuhan acara, Aidah mematok tarif Rp80 ribu untuk durasi delapan jam. Sedangkan penyewaan lebih lama mendapat harga lebih murah.
“Biasanya saya sewakan di acara besar sekitar Rp80 ribu per 8 jam. Namun biaya sewa akan lebih murah jika disewa lebih lama, misalnya 12 jam hanya Rp100 ribu,” ujarnya.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana tren media sosial mampu melahirkan peluang usaha baru dari benda-benda sederhana di sekitar. Kreativitas dalam melihat peluang menjadi kunci utama, terutama bagi generasi muda yang dekat dengan perkembangan tren digital dan fotografi estetik.
Kini, convex mirror bukan lagi sekadar perlengkapan jalan raya. Di tangan anak muda kreatif, kaca tikungan itu berubah menjadi ladang cuan yang menjanjikan.(*)











