ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan inspeksi mendalam terhadap kelaikan armada angkutan umum di Terminal Tipe A Tamanan, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ramp check ini digelar sebagai langkah preventif untuk menjamin keselamatan penumpang menghadapi lonjakan mobilitas selama cuti bersama Tahun Baru Imlek 2026.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Dishub Kota Kediri, Polres Kediri Kota, Wasatpel Terminal Tamanan, dan Dinas Kesehatan. Kepala Dishub Kota Kediri, Arief Cholisudin, menegaskan bahwa pemeriksaan ini menyasar bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
“Karena libur panjang dan diperkirakan ada pertambahan arus penumpang, kita antisipasi dengan mengadakan ramp check untuk bus yang melintas di terminal,” jelas Arief.
Pemeriksaan yang dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (13/2/2026) ini mencakup tiga pilar utama: kesehatan awak bus, kelengkapan administrasi, dan kondisi teknis kendaraan. Tim medis melakukan pengecekan tekanan darah dan gula darah pengemudi, sementara petugas teknis memeriksa fungsi vital kendaraan seperti rem, lampu, wiper, hingga kondisi ban.
Pada hari pertama, dari 10 unit bus yang diperiksa, sembilan unit dinyatakan laik jalan. Namun, satu unit bus dinyatakan tidak laik karena Kartu Pengawasan (KPS) sudah tidak berlaku. Selain itu, tim medis menemukan dua pengemudi yang terindikasi hipertensi dan disarankan untuk beristirahat demi keselamatan di jalan.
“Jika ada kendala kesehatan, kami imbau istirahat. Terkait kelengkapan fisik yang kurang harus segera diperbaiki, dan pelanggaran administrasi akan ditindak tegas melalui tilang oleh pihak terkait,” tambah Arief.
Senada dengan hal itu, Kanit Kamsel Polres Kediri Kota, Iptu Mujani, memberikan dukungan penuh terhadap pengawasan ini. Ia mencatat selama Operasi Keselamatan Semeru, pihaknya telah menindak 16 bus yang melanggar rambu dan marka jalan. Ia berharap pemeriksaan rutin ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kediri.
Pemerintah Kota Kediri juga mengimbau masyarakat untuk berani menegur atau melaporkan pengemudi bus yang ugal-ugalan demi kenyamanan bersama selama perjalanan libur panjang maupun menjelang bulan Ramadan mendatang.(*)












