ADAKITANEWS, Jakarta – Gubernur Lemhannas RI, TB Ace Hasan Syadzily, memberikan pembekalan strategis dalam Musyawarah Nasional (Munas) X LDII 2026 di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Ace Hasan menekankan bahwa ketahanan nasional saat ini tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga pada kemandirian ekonomi dan kualitas SDM.
Menurutnya, Indonesia memiliki posisi strategis yang luar biasa di tengah persaingan kekuatan besar dunia dan ketidakpastian global yang sedang terjadi.
“Ketahanan nasional adalah kemampuan kita untuk mandiri dan menentukan arah kebijakan bangsa kita sendiri,” ujar Ace Hasan di hadapan peserta Munas.
Ia juga memperingatkan adanya tantangan serius bagi generasi muda, terutama terkait krisis identitas dan masuknya ideologi asing melalui ruang digital.
LDII sebagai organisasi keagamaan dinilai memiliki peran vital dalam membangun karakter kebangsaan yang kuat berlandaskan Pancasila dan nilai religius.
Ketua LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, menyatakan kesiapannya untuk memperkuat wawasan kebangsaan hingga ke tingkat akar rumput di daerah.
Agung menegaskan bahwa LDII Kota Kediri berkomitmen menjadikan nilai-nilai ketahanan nasional sebagai bagian tak terpisahkan dari materi dakwah mereka.
Pihaknya berupaya mencetak generasi yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki kesiapan mental dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Sekretaris Ponpes Wali Barokah, Daud Soleh, menambahkan bahwa pesantren merupakan benteng pertahanan mental dan ideologi yang sangat efektif bagi pemuda.
Menanggapi pesan Gubernur Lemhannas mengenai kedaulatan digital, Ponpes Wali Barokah terus membekali para santri dengan literasi digital yang sehat.
Daud menjelaskan bahwa dengan kapasitas 3.000 santri dari seluruh Indonesia, pesantren memiliki posisi strategis dalam menanamkan rasa cinta tanah air.
“Kami berupaya menanamkan nilai keimanan dan kemandirian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional,” tegas Daud Soleh.
Daud juga mengharapkan adanya sinergi lebih lanjut antara Lemhannas dan lembaga pendidikan melalui program seperti Lemhannas Goes to Pesantren.
Melalui pembekalan ini, LDII diharapkan terus menjadi pelopor dalam menjaga stabilitas sosial-ekonomi masyarakat demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)













