• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Canggih! RSUD Jombang Kini Miliki Teknologi Laser HoLEP untuk Atasi Pembesaran Prostat Tanpa Sayatan

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
1 April 2026
Canggih! RSUD Jombang Kini Miliki Teknologi Laser HoLEP untuk Atasi Pembesaran Prostat Tanpa Sayatan

Baca Juga

Tertibkan Parkir Pelajar di Alun-alun, Satpol PP Jombang Arahkan Parkir ke Islamic Center

Serahkan LKPD 2025, Bupati Warsubi Optimistis Jombang Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Investasi Jombang Melejit, Bupati Warsubi Perkuat Sinergi Pengusaha dan Buruh Lewat LKS Tripartit

ADAKITANEWS, Jombang – Masalah pembesaran prostat jinak atau Benign Prostate Hyperplasia (BPH) sering dianggap remeh, padahal kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup pria secara drastis.

RSUD Jombang melalui program “Humas Menyapa” menghadirkan dokter spesialis urologi, dr. Rahmat Husein, Sp.U, untuk mengupas tuntas gangguan saluran kemih pada pria lansia ini.


dr. Rahmat menjelaskan bahwa 60 hingga 70 persen pria usia 50-60 tahun mulai mengalami gejala pembesaran prostat akibat pengaruh hormon testosteron.


“Angka keluhan ini meningkat hingga hampir 90 persen pada pria yang telah memasuki usia di atas 80 tahun,” jelas dr. Rahmat dalam pemaparannya.


Gejala awal yang patut diwaspadai meliputi sering terbangun malam hari untuk kencing, pancaran urine melemah, hingga kencing yang terputus-putus.


Ia mengimbau pria di atas 50 tahun untuk tidak ragu memeriksakan diri menggunakan fasilitas uroflowmetri di RSUD Jombang guna menilai kekuatan pancaran urine.


Terkait penanganan, dr. Rahmat menegaskan bahwa tidak semua kasus prostat harus berakhir di meja operasi, tergantung pada derajat keparahan keluhan pasien.


“Gejala ringan masih bisa ditangani dengan pemberian obat-obatan serta pengaturan pola hidup sehat yang disiplin,” terangnya lebih lanjut.


Kabar baiknya, RSUD Jombang kini telah dilengkapi teknologi terbaru yakni Holmium Laser Enucleation of the Prostate (HoLEP) sebagai solusi modern.


Teknologi laser Holmium ini memungkinkan tindakan minimal invasif tanpa sayatan, pendarahan yang sangat minimal, serta proses penyembuhan pasien yang jauh lebih cepat.


Penggunaan alat canggih ini juga diharapkan mampu meminimalisir risiko kekambuhan pasca-operasi dibandingkan dengan metode konvensional sebelumnya.


Meskipun pembesaran prostat jinak sulit dicegah secara total, masyarakat dapat melakukan upaya mitigasi agar gejala tidak semakin memburuk.


dr. Rahmat menyarankan diet rendah lemak, tinggi serat melalui konsumsi buah dan sayur, serta menjaga berat badan ideal dan rutin berolahraga.


Selain itu, para pria diimbau untuk membatasi konsumsi kafein yang berlebihan guna menjaga kestabilan fungsi kandung kemih sehari-hari.


Melalui edukasi ini, RSUD Jombang berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan saluran kencing dan segera melakukan deteksi dini sebelum terjadi komplikasi.(*)

Continue Reading
Tags: BPHdr. Rahmat HuseinGejala ProstatInfo JombangKesehatan PriaPembesaran ProstatRSUD JombangUrologi Jombang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

ORADO Jatim Gelar Kejurcab Serentak, Targetkan Kejurnas Demi Syarat Masuk KONI

ORADO Jatim Gelar Kejurcab Serentak, Targetkan Kejurnas Demi Syarat Masuk KONI

29 Maret 2026
Hapus Stigma Judi, Kejurkab Domino Pertama di Kabupaten Kediri Resmi Digelar

Hapus Stigma Judi, Kejurkab Domino Pertama di Kabupaten Kediri Resmi Digelar

29 Maret 2026
Wartawan Kediri Unjuk Gigi, SIWO PWI Kediri Raya Terjunkan Atlet di Kejurkab Domino 2026

Wartawan Kediri Unjuk Gigi, SIWO PWI Kediri Raya Terjunkan Atlet di Kejurkab Domino 2026

29 Maret 2026
Tuntaskan GERAK Syariah 1447 H, OJK Kediri Ajak Warga Bijak Kelola Keuangan Pasca-Lebaran

Tuntaskan GERAK Syariah 1447 H, OJK Kediri Ajak Warga Bijak Kelola Keuangan Pasca-Lebaran

26 Maret 2026
Perkuat Toleransi, Tokoh Lintas Agama FKUB Silaturahmi Lebaran ke Ponpes Wali Barokah

Perkuat Toleransi, Tokoh Lintas Agama FKUB Silaturahmi Lebaran ke Ponpes Wali Barokah

21 Maret 2026

Untuk Anda

Safari Ramadan di Lereng Wilis, Cak Hadi Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Kesejahteraan Guru
Nasional

Safari Ramadan di Lereng Wilis, Cak Hadi Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Kesejahteraan Guru

7 Maret 2026
Idulfitri dan Manifestasi Takwa: Indahnya Saling Memaafkan dengan Tulus
Religi

Idulfitri dan Manifestasi Takwa: Indahnya Saling Memaafkan dengan Tulus

20 Maret 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026