ADAKITANEWS, Kediri – Upaya Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menunjukkan hasil positif dengan capaian 4,71 persen pada tahun 2025.
Berdasarkan data BPS, jumlah pengangguran di Kabupaten Kediri berkurang sekitar 11.000 jiwa dalam periode satu tahun terakhir sejak 2024.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengungkapkan tren pengangguran yang sempat melonjak akibat pandemi Covid-19 kini terus melandai.
“Tahun 2022 sempat naik eksponensial hingga 6,83 persen, namun kini kondisi berangsur membaik berkat berbagai program intervensi,” terang Mas Dhito, Rabu (1/4/2026).
Penurunan ini didorong oleh penguatan kompetensi tenaga kerja serta optimalisasi sistem informasi pasar kerja melalui aplikasi digital E-Kerjo.
Mas Dhito menjelaskan bahwa pemerintah daerah fokus memberikan fasilitasi sertifikasi kompetensi gratis bagi para pencari kerja di wilayahnya.
Selain itu, perluasan kesempatan kerja dilakukan melalui program padat karya dan penyelenggaraan bursa kerja (job fair) secara rutin setiap tahun.
Pemkab Kediri mengalokasikan anggaran lebih dari Rp14,44 miliar untuk mendukung pelatihan, penempatan kerja, hingga fasilitasi dunia usaha.
Strategi keberlanjutan juga disiapkan melalui pemberian insentif bagi pelaku usaha dan penyusunan roadmap tenaga kerja makro periode 2026–2030.
Mas Dhito menargetkan angka pengangguran di Kabupaten Kediri nantinya bisa berada di bawah rata-rata Jawa Timur yang saat ini di angka 3,88 persen.
“Saat ini posisi kita sudah di bawah rata-rata nasional. Harapannya, ke depan prestasi ini bisa melampaui capaian provinsi,” tegasnya.
Pemerintah daerah berkomitmen memastikan masyarakat tidak hanya bekerja, tetapi memperoleh pekerjaan yang layak, stabil, dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menambahkan bahwa sinergi antar-OPD menjadi kunci utama keberhasilan penurunan TPT ini.
Ibnu menyebutkan pelaksanaan job fair pada bulan Mei mendatang akan menjadi momentum penting bagi para lulusan baru untuk mendapatkan pekerjaan.
Melalui kemudahan perizinan usaha, Pemkab Kediri optimis investasi akan terus tumbuh dan menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.(*)













