ADAKITANEWS, Kediri – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Dhoho Kediri resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 (1447 H), Minggu (29/3/2026).
Selama 17 hari masa operasional sejak 13 Maret, seluruh aktivitas penerbangan di bandara kebanggaan warga Kediri ini tercatat berjalan aman dan lancar.
Data posko mencatat sebanyak 2.973 penumpang telah dilayani, didukung oleh 28 pergerakan pesawat serta pengiriman kargo sebesar 2.194 kilogram.
General Manager Bandara Dhoho, Rahmat Yoni Saputra, menyatakan capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara di Kediri.
“Pelaksanaan posko tahun ini berjalan lancar berkat sinergi seluruh stakeholder yang terlibat di lapangan,” ujar Rahmat dalam keterangan resminya.
Secara komparatif, kinerja operasional Bandara Dhoho menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Jumlah penumpang melonjak drastis hingga 120 persen, sementara pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan sebesar 40 persen.
Pertumbuhan paling mencolok terlihat pada jumlah penumpang datang yang naik 134 persen, menandakan tingginya arus mudik menuju wilayah Kediri Raya.
Penumpang berangkat pun tercatat naik 103 persen, yang menunjukkan kelancaran arus balik melalui bandara ini menuju kota tujuan.
Tingginya kenaikan jumlah penumpang yang melampaui pergerakan pesawat mengindikasikan peningkatan load factor atau keterisian kursi pada setiap penerbangan.
Pihak pengelola mencatat masa posko tahun ini berlangsung lebih singkat, yakni 17 hari dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 22 hari.
Meski durasi posko lebih pendek, tren kenaikan jumlah penumpang tetap menjadi catatan positif bagi perkembangan bandara di masa depan.
Capaian ini akan menjadi bahan evaluasi PT Angkasa Pura Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kesiapan operasional ke depan.
Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan standar tinggi seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas udara masyarakat di Jawa Timur bagian selatan.
Dengan penutupan posko ini, operasional bandara kini kembali ke jadwal normal dengan pengawasan rutin guna menjamin keamanan penerbangan.(*)













