ADAKITANEWS, Kediri – Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, memberikan apresiasi atas suksesnya rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah yang dilaksanakan warga LDII di seluruh Indonesia.
Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah aksi santunan anak yatim dan dhuafa yang digelar secara khidmat di Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Kota Kediri.
Menurut Chriswanto, momentum Ramadan tahun ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat moderasi beragama serta mendorong peran aktif generasi muda di masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan Ramadan berjalan optimal dari tingkat pusat hingga kelurahan, menjaga keseimbangan ibadah personal dan kontribusi nyata,” ujarnya di Kediri, Kamis (26/3/2026).
LDII secara konsisten menerapkan program “5 Sukses Ramadan” yang meliputi sukses puasa, tarawih, tadarus, meraih Lailatul Qadar, hingga zakat fitrah.
Chriswanto menilai program tersebut berhasil membentuk karakter umat yang disiplin, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama.
Ia juga menekankan bahwa peran pemuda sangat sentral, mulai dari pengelolaan masjid hingga menjadi penggerak dalam distribusi berbagai bantuan sosial.
Sementara itu, Ketua Ponpes Wali Barokah, Sunarto, menjelaskan bahwa santunan anak yatim merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kami ingin para santri memahami bahwa kesalehan individu harus dibarengi dengan kesalehan sosial melalui kasih sayang kepada anak yatim,” ungkap Sunarto.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi keagamaan dengan pemerintah daerah.
Agung menyebut kolaborasi melalui tarawih keliling bersama Forkopimda dan pembagian takjil gratis menjadi bukti nyata moderasi beragama yang inklusif.
Upaya ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan kerukunan antarwarga di Kota Kediri melalui aksi sosial yang dapat dirasakan langsung manfaatnya.
LDII berharap nilai-nilai Ramadan seperti toleransi dan kerja sama dapat terus diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan bermasyarakat setiap harinya.
Langkah ini diharapkan mampu mendukung terciptanya masyarakat yang harmonis, berkeadaban, serta memperkokoh persatuan bangsa di masa depan.(*)













