ADAKITANEWS, Kediri – Rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, terus menghadirkan manfaat nyata bagi aspek sosial kemasyarakatan. Sebanyak 300 warga yang berasal dari tiga kecamatan di Kabupaten Kediri menerima bantuan paket bahan pokok (sembako) sebagai bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI AD melalui Kodim 0809/Kediri, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di Lapangan Dusun Sumberbahagia. Para penerima manfaat berasal dari Kecamatan Puncu, Kandangan, dan Kepung, yang sebelumnya telah melewati tahapan pendataan serta verifikasi berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Subur Widono, menegaskan bahwa penentuan 300 penerima bantuan tersebut dilakukan secara ketat sesuai regulasi. Hal ini bertujuan agar bantuan yang didistribusikan benar-benar menjangkau warga yang paling membutuhkan.
“Total ada 300 penerima dari tiga kecamatan. Semuanya sudah melalui proses pendataan dan verifikasi agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujar Subur Widono.
Lebih lanjut, Subur merinci bahwa paket sembako tersebut berisi komoditas pangan esensial seperti beras, minyak goreng, susu, dan kebutuhan pokok lainnya. Penyaluran ini dianggap sangat tepat momentumnya mengingat sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadan, di mana konsumsi rumah tangga cenderung meningkat.
“Momentum ini bertepatan dengan Ramadan, di mana kebutuhan bahan pokok biasanya meningkat. Harapannya bantuan ini bisa meringankan beban keluarga penerima,” tambahnya.
Partisipasi Dinas Sosial dalam agenda TMMD ini juga menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mereduksi angka kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan. Subur memandang bahwa pembangunan infrastruktur yang sedang dikebut dalam program TMMD akan menjadi katalisator bagi peningkatan ekonomi warga di masa depan.
“Ketika akses jalan semakin baik, distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan warga menjadi lebih lancar. Ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” terangnya.
Senada dengan hal tersebut, Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 0809/Kediri, Kapten Inf Arif Wahyudi, menjelaskan bahwa filosofi TMMD adalah keterpaduan antara pembangunan fisik dan penguatan jaring pengaman sosial.
“Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan program sosial dari pemerintah daerah bisa berjalan optimal di lokasi TMMD. Sinergi ini penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” beber Kapten Inf Arif Wahyudi.
Melalui kerja sama lintas sektor yang solid, TMMD ke-127 di Desa Gadungan diharapkan tidak hanya mengubah wajah infrastruktur desa, tetapi juga mampu mengakselerasi tingkat kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.(*)











