ADAKITANEWS, Kediri – Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menyelenggarakan rapat koordinasi (rakor) bersama unsur Tiga Pilar Kelurahan Burengan dan Banjaran, serta jajaran ketua RT dan RW di lingkungan sekitar pondok, Minggu (22/2/2026) sore. Pertemuan yang berlangsung di Wistram Wali Barokah tersebut membahas teknis penyaluran paket sembako bagi 750 warga kurang mampu (duafa) di kedua kelurahan tersebut.
Agenda ini merupakan kegiatan rutin tahunan Ponpes Wali Barokah sebagai manifestasi kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar. Selain itu, rakor ini bertujuan memperkuat silaturahmi antara pihak pesantren, perangkat kelurahan, dan para tokoh masyarakat.
Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto, dalam arahannya menekankan pentingnya akurasi data penerima bantuan agar distribusi sembako benar-benar tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa keberadaan pondok pesantren tidak dapat dipisahkan dari dukungan warga sekitar.
“Kami menyadari bahwa pondok ini tumbuh bersama masyarakat. Rakor ini penting agar pembagian sembako berjalan tertib dan diterima warga yang membutuhkan. Kami ingin kebahagiaan para santri dalam beribadah juga dirasakan oleh saudara-saudara kita para duafa di Kelurahan Burengan dan Banjaran,” tutur KH Sunarto.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, mengapresiasi sinergi aktif antara pesantren dan pengurus lingkungan. Ia menilai kolaborasi ini adalah bukti nyata kerukunan dan kepedulian sosial di Kota Kediri.
“Melalui koordinasi dengan RT dan RW, risiko warga yang terlewat dapat diminimalkan. Kami berharap bantuan ini mampu meringankan beban ekonomi warga sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah,” jelas Agung Riyanto yang juga menjabat Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah.
Lurah Banjaran, Rudi Winarko, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif sosial tersebut. Pihak kelurahan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas berkomitmen mengawal proses distribusi agar tetap aman dan kondusif.
“Kami berterima kasih kepada Ponpes Wali Barokah yang konsisten peduli pada warga. Pelibatan RT dan RW sangat tepat karena mereka paling memahami kondisi lapangan. Kami siap memberikan dukungan, baik secara administratif maupun pengamanan,” tegasnya.
Penyaluran sembako direncanakan berlangsung dalam waktu dekat dengan melibatkan relawan dari unsur pengurus dan santri. Prosesi penyerahan bantuan secara simbolis dijadwalkan akan dilakukan oleh Wali Kota Kediri pada Selasa (4/3/2026), bertepatan dengan agenda buka puasa bersama di Ponpes Wali Barokah.(*)











