ADAKITANEWS, Kediri – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, M. Hadi Setiawan, menggelar kegiatan reses untuk menyerap aspirasi warga di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Rabu (11/2/2026) sore. Pertemuan ini menjadi ajang dialog terbuka bagi berbagai elemen masyarakat, mulai dari karang taruna, pegiat UMKM, hingga kader posyandu.
Politisi yang akrab disapa Cak Hadi ini menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat. Ia mengajak warga untuk tidak ragu menyampaikan persoalan di lingkungannya agar dapat dicarikan solusi yang tepat.
“Saya terpilih juga karena panjenengan sekalian. Reses ini adalah masa rehat untuk menyerap aspirasi. Apa pun silakan diusulkan, jika kita sudah saling mengenal, persoalan akan lebih mudah diselesaikan,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim tersebut.
Di tempat yang sama Kepala Kelurahan Ngronggo, Achmad Koharudin, menyambut baik kehadiran Cak Hadi dan berharap momentum ini dapat mempercepat realisasi program unggulan di wilayahnya, seperti pengembangan bank sampah, JANGKEPAN (Jajanan Ngangeni Akhir Pekan) yang merupakan festival kuliner mingguan di Ngronggo Sport Art Centre (NSAC), hingga pemberdayaan Karang Taruna.
Dalam sesi dialog yang berlangsung dinamis, warga melontarkan berbagai usulan infrastruktur seperti perbaikan balai RW yang bocor, pemasangan lampu penerangan, perbaikan jalan, hingga fasilitas olahraga berupa lapangan voli di atas tanah kas desa.
Namun, isu yang paling mengemuka adalah terkait kesejahteraan kader posyandu. Salah satu perwakilan kader mengeluhkan beban kerja yang semakin berat dan anggaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sering tidak mencukupi karena membludaknya jumlah sasaran di lapangan. Selain itu, honor kader sebesar Rp250 ribu per bulan dinilai minim karena masih dipotong pajak dan BPJS, ditambah pembayarannya yang dilakukan tiap 3 bulan juga sering terlambat.
Menanggapi hal itu, Lurah Ngronggo menjelaskan bahwa kendala anggaran tersebut merata di seluruh wilayah kota, namun pihaknya akan berupaya memaksimalkan anggaran kelurahan dan skema pendukung lainnya di masa mendatang misalnya melalui SPPG atau Program Makan Bergizi Gratis.
Cak Hadi berkomitmen untuk membawa tumpukan aspirasi tersebut ke tingkat yang lebih tinggi. Ia meminta pihak kelurahan segera mendata seluruh usulan secara tertulis untuk diteruskan kepada Pemerintah Kota Kediri.
“Soal perbaikan jalan, akan saya cek statusnya apakah jalan kota atau provinsi. Saya minta Pak Lurah buat laporan tertulis hasil reses ini, nanti akan saya sampaikan langsung ke Mbak Wali Kota. Untuk pemanfaatan tanah kas, pastikan kepemilikannya. Jika merupakan aset Pemkot, agar bisa segera diajukan pinjam pakai ke Pemkot,” pungkas pria yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Kabupaten Kediri tersebut.(*)












