ADAKITANEWS, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) mematangkan langkah strategis pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan wilayah Utara Brantas. Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Ploso pada Rabu (11/2/2026) ini menyerap aspirasi dari lima kecamatan sekaligus, yakni Ploso, Kabuh, Kudu, Ngusikan, dan Plandaan.
Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, S.Ag., M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Jombang Warsubi, secara resmi membuka forum koordinasi tersebut. Dalam arahannya, Salmanudin menegaskan bahwa tema pembangunan tahun 2027 adalah “Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer”. Fokus utama kebijakan ini adalah menjadikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai pilar yang terhubung langsung dengan industri pengolahan serta pasar digital.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, Pemkab Jombang memperkenalkan perubahan skema Pagu Indikatif Kewilayahan yang kini bertransformasi menjadi Prioritas Kecamatan. Melalui skema baru ini, setiap kecamatan akan mendapatkan alokasi anggaran khusus sebesar Rp1 miliar untuk peningkatan jalan kabupaten dan Rp200 juta untuk pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU).
Berdasarkan data teknis, sejumlah proyek strategis di wilayah Utara Brantas dijadwalkan mulai pengerjaan pada tahun 2026. Di antaranya adalah peningkatan ruas Banjardowo–Jatibanjar di Ploso, rekonstruksi Karangpakis–Genenganjasem di Kabuh, perbaikan ruas Kepuhrejo–Bakalanrayung di Kudu, penanganan jalur Ngampel–Kromong di Ngusikan, serta akses vital Bangsri–Plandaan hingga Klitih–Jipurapah di Kecamatan Plandaan.
Selain infrastruktur skala besar, Salmanudin juga menyoroti pentingnya program Desa Mantra (Maju dan Sejahtera). Program ini dirancang untuk memperkuat kewenangan desa dalam membiayai kegiatan akar rumput, mulai dari operasional RT/RW, Dasawisma, hingga pemeliharaan jalan lingkungan di pelosok desa.
Sinergi ini diharapkan mampu menyelaraskan kebijakan daerah dengan program prioritas nasional, seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, dan Program Makan Bergizi Gratis. “Harapan kami, Musrenbang ini menghasilkan kesepakatan yang berkualitas demi mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua,” pungkas Salmanudin.(*)












