• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result

Gaya Hidup > Kesehatan >

Ponpes Wali Barokah Kediri Jadi Kandidat Eco Pesantren, DLH Jatim Apresiasi Inovasi Lingkungan

RedaksibyRedaksi
3 November 2025
Ponpes Wali Barokah Kediri Jadi Kandidat Eco Pesantren, DLH Jatim Apresiasi Inovasi Lingkungan

Baca Juga

Tinjau Kualifikasi MCR 2025 Walikota Cup, Gus Qowim: Wadah Prestasi Atlet dan Hiburan Warga Kediri

Hadir di Harlah ke-100 NU, Wali Kota Vinanda Ajak PCNU Sinergi Bangun Kota Kediri Lebih Mapan

Hadir di Khatmi Alfiyah Ponpes Al Ishlah, Wali Kota Vinanda: Madrasah Diniyyah Adalah Benteng Moral

ADAKITANEWS, Kediri – Pondok Pesantren Wali Barokah bersama Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri menerima kunjungan kerja dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur dalam rangka program akselerasi Eco Pesantren, Senin (3/11/2025). Kunjungan tersebut bertujuan menilai sekaligus mengapresiasi inovasi pesantren dalam pengelolaan lingkungan, terutama pengolahan sampah dan pemanfaatan energi terbarukan.

Perwakilan DLH Provinsi Jatim, Riki, menjelaskan bahwa Ponpes Wali Barokah menjadi salah satu kandidat penerima penghargaan Eco Pesantren, sebuah bentuk apresiasi bagi pesantren yang berhasil mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam kegiatan pendidikan dan kehidupan santrinya.

“Kami datang untuk melakukan penilaian sekaligus memberikan dukungan teknis. Nantinya kami juga memberikan bantuan sarana berupa kendaraan roda tiga dan Trop Box untuk optimalisasi pengolahan sampah. Selain itu, akan dilaksanakan workshop pengelolaan sampah, penghematan air, dan penanganan limbah bagi pengurus serta santri,” jelas Riki.

Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh, meliputi kurikulum pendidikan, sistem pengelolaan limbah, efisiensi air, hingga pelaksanaan program One Pesantren One Product (OPOP) yang memadukan aspek ekonomi pesantren dengan kepedulian lingkungan. Pemantauan juga dilakukan melalui kunjungan lapangan dan evaluasi daring.

Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Sunarto, menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian dari implementasi ajaran agama.

“Kami selalu menjaga kebersihan dan mengelola sampah sebaik mungkin karena bagi kami, kebersihan adalah bagian dari iman. Lingkungan yang bersih membuat ibadah menjadi lebih khusyuk dan nyaman,” ujarnya.

Dengan sistem boarding yang menampung ribuan santri, pesantren menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Karena itu, pihaknya menargetkan Ponpes Wali Barokah menjadi Zero Waste Pesantren melalui pelatihan dan penerapan daur ulang.

“Santri tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga praktik langsung seperti memilah, mengolah, dan mendaur ulang sampah,” tambahnya.

Meski memiliki komitmen tinggi, H. Sunarto mengakui masih ada kendala, terutama karena sebagian pengurus memiliki tugas ganda. Ia berharap pemerintah memberikan dukungan lebih dari sekadar penghargaan.

“Yang kami butuhkan bukan hanya apresiasi, tetapi juga edukasi, pendampingan, serta komunikasi yang berkelanjutan agar upaya ini berjalan konsisten,” harapnya.

Ponpes Wali Barokah juga memaparkan sejumlah inovasi lingkungan, di antaranya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mandiri yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi pesantren, serta kendaraan listrik ramah lingkungan untuk operasional di dalam area pondok. Selain itu, pihak pesantren juga memastikan sanitasi lingkungan sesuai standar agar seluruh santri dapat hidup sehat dan nyaman.

Ketua LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, menegaskan bahwa isu ketahanan pangan dan lingkungan hidup menjadi bagian penting dari delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.

“Kami berharap kunjungan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan Islam untuk mewujudkan pesantren yang sehat, bersih, dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya.(*)

Tags: Agung RiyantoDinas Lingkungan Hidup JatimDLH Jawa TimurEco PesantrenEnergi terbarukanH. SunartoKebersihan PesantrenKediriKendaraan Listrikketahanan panganKota KediriLDII Kota Kedirilingkungan hidupOne Pesantren One ProductOPOPPembangkit Listrik Tenaga Suryapendidikan Islampengelolaan sampahPesantren Ramah LingkunganPondok Pesantren Wali BarokahSanitasi PesantrenZero Waste Pesantren

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Harmonisasi Eksekutif-Legislatif: Golkar Komitmen Dukung Program Bupati Kediri

Harmonisasi Eksekutif-Legislatif: Golkar Komitmen Dukung Program Bupati Kediri

4 Februari 2026
Jawa Timur Diguncang Gempa M 6,4 Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Jawa Tengah dan Jabar

Jawa Timur Diguncang Gempa M 6,4 Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Jawa Tengah dan Jabar

6 Februari 2026
DPD Golkar Kabupaten Kediri Jenguk AR, Anak 10 Tahun Penderita Lepra di Gampengrejo

DPD Golkar Kabupaten Kediri Jenguk AR, Anak 10 Tahun Penderita Lepra di Gampengrejo

17 Januari 2026
BPS Kota Kediri Catat Deflasi 0,37 Persen pada Januari 2026, Harga Pangan Jadi Penopang Utama

BPS Kota Kediri Catat Deflasi 0,37 Persen pada Januari 2026, Harga Pangan Jadi Penopang Utama

3 Februari 2026
Gempa Pacitan, 11 Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun Berhenti Luar Biasa

Gempa Pacitan, 11 Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun Berhenti Luar Biasa

27 Januari 2026

Untuk Anda

KAI Daop 7 Madiun Edukasi 750 Pelajar SMPN 6 Nganjuk, Tanamkan Budaya Keselamatan Perjalanan Kereta Api Sejak Dini
Nasional

KAI Daop 7 Madiun Edukasi 750 Pelajar SMPN 6 Nganjuk, Tanamkan Budaya Keselamatan Perjalanan Kereta Api Sejak Dini

28 Januari 2026
Bupati Jombang Resmikan Gedung Aimmah Ponpes El-Haq, Tegaskan Peran Strategis Pesantren Bangun Peradaban
Nasional

Bupati Jombang Resmikan Gedung Aimmah Ponpes El-Haq, Tegaskan Peran Strategis Pesantren Bangun Peradaban

25 Januari 2026
adakita.news

PT. Adakita Citra Rahayu - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Citra Rahayu - ©2026