Hama Burung Dan Tikus Dikeluhkan Petani

ADAKITANEWS, Tulungagung – Untuk menghindari kerugian yang lebih besar, petani di Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo, berinisiatif memasang jaring di hamparan sawah mereka. Ini dilakukan karena tanaman padi yang telah berumur 60 hari diserang hama burung pipit. Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang terjadi secara sporadis ini dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan hasil panen. Meski telah melakukan pemasangan jaring, serangan burung masih saja terjadi dengan cara masuk melalui celah-celah diantara sambungan jaring yang terpasang, sehingga petani pun masih harus menunggu sawah dan mengusir burung-burung tersebut dengan berbagai bunyi-bunyian, seperti terompet, kentongan…

Read More