Ketua BPD Kwangsan Bersumpah Hasil Tes Caperdes Asli

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Dituding ada indikasi main-main lantaran mendanai tes Calon Perangkat Desa (Caperdes) Kwangsan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, akhirnya Ketua BPD setempat, Sulaiman Suwarto angkat bicara. Pria 59 tahun ini ketika dikonfirmasi Tim Adakitanews.com melalui telepon selulernya membenarkan hal tersebut. “Itu memang menggunakan uang saya sekitar Rp 10 juta. Namun itu disuruh oleh Sekcam Sedati, Abu Dardak. Kebutuhan perangkat desa Kwangsan ini mendesak, karena perangkat yang lama tidak ada yang ahli mengoperasikan komputer. Maka dari itulah tes calon perangkat desa disegerakan pelaksanaannya,” jelasnya. Rabu (24/08). Sulaiman mengatakan, dipilihnya UNESA…

Read More

Diduga Ada Indikasi Kecurangan, Sejumlah Caperdes Kwangsan Tuntut Tes Ulang

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Puluhan calon perangkat desa (Caperdes) mengadukan indikasi kecurangan proses rekrutmen perangkat Desa Kwangsan yang dilaksanakan di UNESA Kampus Lidah Wetan, Sabtu (19/08) lalu. Bahkan salah satu peserta tes, juga melayangkan surat pengaduan kepada Panitia dan rekanan tes pemilihan perangkat desa setempat. Salah satu peserta tes Caperdes, Agung Handoko mengatakan, indikasi kecurangan yang pertama adalah pada saat tes yang baru mulai sekitar 25 menit tiba-tiba server mati. “Ini sangat aneh. Pada saat selesai tes tidak langsung diumumkan hasil yang telah dijanjikan panitia. Padahal sebelum tes dibacakan tatib oleh…

Read More

Kuasa Hukum Kades Kwangsan Tegaskan Kliennya Tak Ajukan Penangguhan dan Pra Peradilan

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Tersangka kasus dugaan korupsi APBDes Tahun 2015 Desa Kwangsan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, Sirojuddin yang kini ditahan tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo tidak pernah mengajukan penangguhan penahan. Selain itu, ia juga tidak akan mengajukan pra peradilan. Hal tersebut disampaikan Penasihat Hukum Sirojuddin, Tri Sandhi Wibisono ketika dihubungi Tim Adakitanews.com di ruang kerjanya di kawasan Puri Indah Kecamatan Sidoarjo, Senin (14/08). “Tidak ada dan belum ada mengajukan penangguhan penahanan. Kami juga belum berupaya mengajukan pra peradilan lantaran saksi-saksi banyak yang merekayasa keterangan. Lebih baik semua dihadapi di…

Read More

Kadesnya Ditahan, Puluhan Warga Demo ke Kejaksaan

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sekitar 70 warga Desa Kwangsan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Senin (24/07). Warga meminta agar penahanan Kepala Desa mereka, Sirojuddin ditangguhkan. Setelah melakukan orasi selama beberapa menit, 5 orang perwakilan warga akhirnya diizinkan masuk ke kantor Kejari untuk audensi dengan pejabat terkait. “Intinya kami minta agar ditangguhkan, kalau bisa bebas. Kades kami ini didzolimi,” jelas korlap aksi, Rusdi. Rusdi menganggap, Kades mereka ditahan akibat adanya laporan pertanggungjawaban APBDes, yang telah direkayasa lawan-lawan politiknya. “Beliau ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan karena LPJ APBDes tahun…

Read More

Akui Palsukan Laporan APBDes, Kasun Desa Kwangsan: Saya Diperintah Kades

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Setelah ditahannya Kades Kwangsan, Sirojudin oleh Tim Penyidik Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Sidoarjo lantaran terbukti melakukan korupsi penyimpangan penggunaan APBDes tahun 2015, pada Kamis (22/07) lalu, Kasun Desa setempat, Ahmad Sirojudin angkat bicara. Ahmad Sirojudin mengakui bahwa dirinyalah yang memalsukan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) APBDes 2015. “Saya memang pemalsu Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) APBDes tahun 2015. Tapi saya tidak mau disebut korupsi. Karena saya ada perintah dari Kepala Desa atas musyawarah bersama pada Januari 2016 dan disaksikan oleh perangkat Desa. Yang menyuruh saya waktu rapat itu Pak…

Read More

Ketua RW 7 Kwangsan: Korupsi Anggaran Desa Tidak Hanya 2015, Namun Juga 2016

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus), Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo mulai menyelidiki kasus dugaan korupsi penyimpangan penggunaan Anggaran Desa Kwangsan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo Tahun 2015 senilai hampir Rp 1 miliar atau senilai Rp 934 juta. Pemeriksaan itu dimulai dengan pemanggilan pejabat desa terkait. Seperti hari ini, Kamis (15/06), ada lima Ketua RT dan Ketua RW 7 desa setempat yang diperiksa oleh Tim Penyidik Kejari Sidoarjo. Para pejabat Desa Kwangsan yang antre diperiksa itu langsung masuk ke ruang penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo. Mereka antre diperiksa jaksa Guntur Arif…

Read More