Total CJH dari Sidoarjo 2.565 Orang, 11 Diantaranya Gagal Berangkat Tahun Ini

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Tahun 2018 ini total jumlah Calon Jemaah Haji (CJH) yang berasal dari Kabupaten Sidoarjo ada sebanyak 2.565 orang. Namun terhitung sejak hari ini, Rabu (18//07), sebanyak 11 CJH batal berangkat ke tanah suci. Enam diantaranya karena meninggal dunia.

Sebagai kota penyanggah setelah ibu kota Provinsi Jawa Timur Surabaya, Kabupaten Sidoarjo memang memiliki kuota haji yang disamakan seperti provinsi dengan kuota yang lebih banyak atau tidak terbatas dibanding kabupaten lainnya di Jawa Timur. Namun dalam peraturannya, kuota disesuaikan dengan jumlah umat muslim dibanding jumlah penduduknya yaitu 1 banding 1.000.‎

Hal itu diungkapkan Kepala Kementerian Agama Kabupaten (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, Rahmat Nasrudin. Dari sebelas CJH yang tidak bisa berangkat, sebanyak 6 orang dikarenakan meninggal dunia dan 5 orang karena sakit hingga mengundurkan diri.

“Ada enam orang jemaah kita yang wafat, dan empat jemaah yang melaporkan sakit dan memberikan surat pernyataan lunas tunda, sehingga bisa berangkat pada tahun berikutnya. Jadi total sampai dengan saat ini ada sebelas jemaah yang dinyatakan tidak bisa berangkat tahun ini,” terang Rahmat kepada Tim Adakitanews.com di kantornya, Rabu (18/07) sore.

Dijelaskan Rahmat, kepada para calon jemaah haji yang tidak bisa berangkat karena sakit, bisa menunda keberangkatan sehingga diberangkatkan pada tahun depan dengan syarat memberikan surat keterangan Lunas Tunda.

“Buat surat pernyataan karena sakit, nanti tahun depan beliau-beliau bisa berangkat. Karena memang bagaimanapun juga keberangkatan haji itu juga kan kembali kepada jemaahnya juga, itu sampai dengan hari ini dan perkembangan akan bisa terus berkembang,” papar Rahmat.

Untuk seluruh persiapan jemaah dari Sidoarjo yang dijadwalkan berangkat pada tanggal 21 Juli 2018 ini, Kemenag Sidoarjo menyatakan bahwa semua persiapan perlengkapan jemaah haji hingga hari ini, sudah selesai 99 persen. Mulai dari logistik, sarana dan prasarana dan semua perlengkapan para jemaah.

“Alhamdulillah secara umum, persiapan untuk perjalanan CJH sudah 99 persen sudah semua. Seperti koper, sudah kita kirim ke masing-asing jemaah dan paspor, visa seluruhnya sudah kita berikan ke asrama haji untuk dilakukan proses keberangkatan, kemudian kesehatan para jemaah sudah dilakukan seperti diberikan vaksin miningitis juga sudah,” terangnya.(sid3)

Keterangan gambar : Kantor Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo.(foto: andri santoso)

Related posts

Leave a Comment