Soal Kuota Tambahan CJH, Kemenag Blitar Belum Dapat Petunjuk

ADAKITANEWS, Blitar – Pemerintah Arab Saudi memastikan adanya penambahan sebanyak 10 ribu kuota haji Indonesia pada tahun operasional 1440 H/2019. Penambahan kuota diberikan saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Arab Saudi dan bertemu Raja Salman.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kasi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Syaikul Munib mengaku belum mendapat petunjuk dari pusat. Namun menurutnya, tambahan 10 ribu CJH ini hanya diperuntukkan bagi dua pihak, yakni lansia beserta dengan pendamping lansia, serta untuk CJH yang masuk pada nomor porsi berikutnya.

“Hingga saat ini kita masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Kementrian Agama RI soal data by name, serta jumlah CJH yang diperuntukkan bagi Kabupaten Blitar,” kata Munib, Sabtu (18/05).

Lebih lanjut Munib menjelaskan, jika Kementerian Agama RI sudah mengumumkan petunjuk teknisnya untuk Kabupaten Blitar, maka masing-masing CJH tambahan nantinya bisa segera melunasi BPIH untuk tahap ketiga. Dimana sebelumnya ia sudah mendapat surat edaran dari Kementrian Agama RI soal persiapan pelunasan BPIH tahap ketiga.

“Pelunasan BPIH tahap ketiga sudah kita siapkan. Jadi nanti jika sudah waktunya, kita tinggal mengumumkannya kepada masyarakat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, tambahan kuota ini tidak akan mendapatkan bantuan dana dari APBN. Nantinya tambahan kuota 10 ribu orang ini menjadi tanggungjawab BPKH dan Kementerian Agama.(fat)

Keterangan gambar: Syaikul Munib, Kasi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment