KH Anwar Zahid: Banyak Yang Ribut Soal Ibadah, Tapi Lupa Laksanakan Ibadah

ADAKITANEWS, Lamongan – Kepolisian Resort Lamongan menggelar peringatan kelahiran Nabi Muhammad, Jumat (30/10) yang berlangsung di Gedung SKJ Mapolres Lamongan. Peringatan kali ini mengusung tema “Dengan Keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW Kita Kuatkan Persaudaraan dan Kepedulian Guna Mewujudkan Kamtibmas Yang Kondusif”, yang juga disiarkan secara live streaming dan menghadirkan penceramah KH Anwar Zahid.

Kapolres Lamongan, AKBP Harun menjelaskan, tema tersebut menjadi acuan personel kepolisian khususnya di jajaran Polres Lamongan, dimana saat ini termasuk di Kabupaten Lamongan masih melaksanakan tahapan Pilkada.

“Kita mempunyai kewajiban untuk menjaga Kamtibmas tetap kondusif. Dan kita selaku aparat dapat menjaga Kamtibmas tetap kondusif dengan keimanan,” tuturnya.

AKBP Harun melanjutkan, peringatan hari ini juga bertepatan dengan peringatan hari-hari besar nasional pada bulan Oktober ini yaitu Hari Santri, Hari Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Berharap dengan semangat peringatan Hari Santri, Hari Sumpah Pemuda dapat memberikan manfaat bagi kita, keluarga, institusi dan bangsa Indonesia dengan tetap meneladani Rasulullah,” pintanya

Sementara itu dalam tausiyahnya, KH Anwar Zahid mengatakan, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di era pandemi saat ini yang harus dijaga adalah Imunitas dan Imanitas. Imunitas adalah selalu menjaga kesehatan, sedangkan Imanitas adalah melakukan ibadah kepada Allah. “Hari ini Polres mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, untuk mencontoh dan meneladani Rasulullah,” ujarnya.

Penceramah asal Bojonegoro ini melanjutkan, beberapa hari ini sedang menonjol terkait pernyataan dari Presiden Prancis, Imanuel Macron, supaya ada upaya diplomatik, karena Islam adalah Rahmatan Lil Alamin, Rasulullah adalah sebagai rujukan bagi dunia, baik ucapan dan perbuatan.

“Saat ini banyak yang meributkan masalah ibadah tapi lupa melaksanakan ibadah, urusan apapun sepatutnya mencontoh Rasulullah,” terangnya

Terkait di medsos, lanjutnya, banyak sekali saling ejek, saling singgung, hingga ujaran kebencian. Kata KH Anwar Zahid, ini adalah tugas dari Kepolisian supaya tidak terjadi perpecahan antar anak bangsa.

Mengapa kita harus mencontoh Rasulullah? karena Nabi Muhammad itu manusia tapi bukan umumnya manusia. “Nabi Muhammad itu laksana berlian diantara berlian, Manusia yang merasa sebagai manusia, manusia yang bisa mengerti manusia, manusia yang bisa memanusiakan manusia,” paparnya.

Menurut KH Anwar Zahid, Nabi Muhammad mampu bermain dalam intelektual Ketuhanan. Sedangkan sebagai manusia tidak lepas dari salah dan lupa, hendaknya saling memaafkan, saling mengingatkan karena tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. “Rasulullah juga memberikan keteladanan untuk selalu menjaga kerukunan,” tandasnya.

Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut juga dihadiri Wakapolres Lamongan, Kompol Dies Ferra Ningtias, Ketua Persit Cabang XXVII Kodim 0812 Lamongan, Tini Sidik Wiyono, Ketua Bhayangkari Cabang Lamongan, Ayu Harun, PJU Polres Lamongan dan para Kapolsek Jajaran Polres Lamongan.

Tak hanya itu, Kapolres Lamongan, AKBP Harun didampingi Bupati Lamongan Fadeli, Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono dan Ketua MUI Lamongan KH Aziz Khoiri juga memberikan santunan kepada anak Yatim Piatu. Kegiatan juga dimeriahkan dengan ditampilkannya kesenian Hadrah dari Polwan Polres Lamongan.(prap/kur)

Keterangan gambar: Kapolres Lamongan, AKBP Harun dan penceramah KH Anwar Zahid.(ist)

Related posts

Leave a Comment