Kemenag Berikan Dispensasi Kepada 42 Jamaah Calon Haji Asal Tulungagung

ADAKITANEWS, Tulungagung – Kementerian Agama (Kemenag) telah memberikan dispensasi untuk berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci lebih cepat kepada 42 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Tulungagung.

Pemberian dispensasi tersebut menurut Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Tulungagung, Imron Rosadi diberikan setelah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. “Dispensasi atau prioritas pemberangkatan lebih cepat tersebut dikeluarkan oleh pusat. Untuk Tulungagung pada tahun ini disetujui sebanyak 42 jamaah,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Tulungagung Imron Rosadi, Rabu (18/07).

Imron menyampaikan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon haji untuk mendapatkan prioritas berangkat lebih cepat dari jadwal antrean yang semestinya. Syarat tersebut seperti yang disampaikan Imron diantaranya adalah yang bersangkutan harus mengajukan permohonan ke Kantor Kemenag.

Syarat lain adalah telah berusia minimal 75 tahun. Selain itu, yang bersangkutan harus sudah memiliki kursi dalam daftar tunggu keberangkatan haji minimal tiga tahun. “Jadi jika sudah berusia 75 tahun atau lebih dan telah masuk dalam daftar tunggu sekurang-kurangnya tiga tahun maka boleh mengajukan dispensasi. Tapi meski usianya telah lebih dari 75 tahun, namun dalam daftar tunggu belum tiga tahun, ya nggak bisa mengajukan,” jelasnya.

Namun demikian, permohonan dispensasi itu tidak otomatis langsung disetujui, walau memenuhi persyaratan. Karena Kemenag akan melakukan seleksi lagi.

Lanjut Imron, untuk Tulungagung, dari 212 jamaah yang mengajukan, yang disetujui sejumlah 42 jamaah. “Jadi mereka bisa berangkat bersama jamaah lainnya,” ungkapnya.

Tahun ini JCH Tulungagung berjumlah 1.079. Dari jumlah tersebut 60 persennya berusia 50 tahun keatas. Mereka terbagi menjadi tiga kloter. Yakni 49, 50, dan 51.(bac)

Keterangan gambar : Jamaah calon haji asal Tulungagung, usai manasik dan pembekalan.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment